Implementasi kebijakan alokasi dana peningkatan pembangunan kampung/kelurahan di Kota Jayapura
MOTE, Sisilia, Prof.Dr. Agus Dwiyanto
2007 | Tesis | Magister Administrasi PublikTulisan ini berisi penelitian tentang Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Peningkatan Pembangunan Kampung/Kelurahan di Kota Jayapura. Dengan tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui bagaimana proses Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Peningkatan Pembangunan Kampung/Kelurahan di Kota Jayapura itu dilakukan serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya pada saat mengaplikasikannya di lapangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian kualitatif, sementara teknik pengumpulan datanya adalah : a). observasi, b) Wawancara mendalam dan c). Berita di surat kabar yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Peningkatan Pembangunan Kampung/Kelurahan di Kota Jayapura, khususnya bagi aparat pelaksana di lapangan ternyata menghadapi banyak hambatan, baik hambatan internal maupun hambatan eksternal. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah kualitas sumber daya manusia aparat Kampung dan Kelurahan yang masih rendah. Hal ini disebabkan oleh karena rendahnya tingkat pendidikan, minimnya akses informasi akibat kurangnya sosialisasi tata aturan, kurangnya pendidikan dan pelatihan sehingga imbasnya adalah aparat pelaksana kurang memiliki keandalan, responsivitas, dan jaminan terhadap masyarakat sebagai penerima manfaat. Selain itu juga oleh karena kurang berperannya institusi lokal yakni Badan Perencana Kampung/Badan Perencana Pembangunan Kelurahan sebagai wadah penyalur aspirasi masyarakat. Disamping itu juga adalah kurangnya terbangunnya komunikasi antara Tim Pembina, Tim Assistensi, Tim Pengendali dengan aparat Kampung dan Kelurahan sebagai aparat pelaksana di lapangan. Dengan demikian Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Peningkatan Pembangunan Kampung/Kelurahan di Kota Jayapura tersebut masih jauh dari tujuan dan arah kebijakan serta harapan masyarakat Kota Jayapura.
This study was entitled “ The Implementation of Fun Alocation Policy to foster the Development in village/Kelurahan in Jayapura City. The objectives of this study were to find out how was the haw the implementation of such policy was carried out and what were the factors that influenced its application in the field. This study used a qualitative method. The techniques for collecting data were a). Observation b). Interview, and c). Collecting data from newspaper where the researcher quoted the news which was relevant to the problem of study. The result of this study indicated that during the proses of implementing the policy of fund allocation as mentioned above, especially among the operasional staffs in the field, they faced many obstacles, internal or external. Among the factors that influenced the policy implementation was poor human resources of the village/Kelurahan staffs. This was the result of low educational level, minimum accses, lack of socialization of rules. Lack of education and training so that field implementers were not reliable, lack of responsiveness, and cannot secure the benefits for the community as the beneficiaries. In addition, due the lack of local institutions, BAPERKAM/BP2K as channel to express the aspirations of people. Further, it was also caused by lack of communication between Mentor Team, Assistant Team, Control Team with the village and Kelurahan officials as field implementers. Therefore, the implementation of fund allocation policy to foster the development is still far from the objective and direction of the policy and the expectation of Jayapura City.
Kata Kunci : Alokasi Dana Pembangunan,Implementasi Kebijakan