Laporkan Masalah

Kinerja pelayanan IMB di Kota Surakarta :: Studi Kasus di Dinas Tata Kota Kota Surakarta

NURHARJANTI, Zuraida, Prof.Dr. Yeremias T. Keban

2007 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Tujuan administratif melalui kebijakan desentralisasi adalah untuk menjadikan Pemerintah Daerah sebagai unit pemerintahan di tingkat lokal yang berfungsi untuk menyediakan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya sehingga dicapai kepuasan. Image yang beredar bahwa birokrasi pemerintah lamban dalam menghadapi perkembangan dunia, merupakan salah satu bentuk ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Berkenaan dengan hal tersebut, Dinas Tata Kota Kota Surakarta sebagai salah satu dinas teknis yang berfungsi sebagai pengelola tata ruang kota, perencana, penataan, dan pengendalian pembangunan fisik kota dituntut untuk memiliki kualitas kinerja yang optimal sesuai dengan tuntutan aspirasi masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Dinas Tata Kota Kota Surakarta dengan tujuan untuk menganalisa Kinerja Pelayanan IMB (Ijin Mendirikan/ Merubah/ Merobohkan Bangunan) dan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja tersebut. Dengan penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai sumbangsih pemikiran dalam rangka peningkatan kinerja pelayanan IMB. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik data primer dan sekunder. Perolehan data primer melalui observasi langsung dan wawancara mendalam kepada sumber informasi terpilih. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui penelaahan dokumen berbagai peraturan perundangan, buku-buku maupun catatan lainnya yang berkaitan dengan penelitian. Sebagai sumber data adalah pejabat yang menduduki jabatan struktural dan beberapa anggota staf, serta beberapa anggota masyarakat yang berkepentingan dengan IMB. Dari hasil penelitian dan interpretasi data menunjukkan bahwa kinerja pelayanan Dinas Tata Kota Kota Surakarta dalam pembuatan IMB sudah cukup baik. Hal ini dapat dilhat dari aspek kualitas pelayanan telah memenuhi apa yang menjadi harapan konsumennya, yaitu masyarakat sudah merasa puas dengan pelayanan yang telah diberikan. Akan tetapi bila dilihat dari aspek produktivitas, dapat dikatakan masih belum efektif karena masih banyaknya jumlah bangunan yang tidak ber-IMB di kota Solo. Untuk dapat lebih memuaskan konsumennya, akan lebih baik lagi bila dalam pembuatan IMB, Dinas Tata Kota Kota Surakarta menyediakan satu tempat saja dengan melengkapi sarana dan prasarananya, antara lain dengan menambah jumlah unit komputer dan selalu memperbarui perangkat lunak dan serta perangkat kerasnya. Selain itu juga mempersingkat waktu pembuatan IMB dari 30 hari menjadi 10 hari keda, dengan demikian kinerja pelayanan IMB dapat lebih efektif dan lebih efisien.

Administrative purpose through decentralization is making Local Government as a local-level government unit functioning to provide public service as well as possible so that reached the satisfaction. Image circulating that slowgoing governmental bureaucracy in face of world growth, representing one of form of dissatisfiing society to governmental performance. With reference to the mentioned, On Duty Urban Planning Town Surakarta as one of technical on duty functioning as organizer of town planology, planner, settlement, and operation of town construction claimed to own the optimal performance quality as according to demand of society aspiration This research was carried out On Duty Urban Planning Town Surakarta as a target to analyze the Performance of IMB Service (Permission Founding/ Fox/ Toppling Building) and identify the factors influencing its performance. It was expected to give benefits as contributes the opinion in order to improve the performance of IMB service. Research method used by the qualitative research with the technique of data collecting that is use the technique of data of primary and sekunder. Acquirement of primary data through of direct observation and circumstantial interview to chosen information source. While data sekunder obtained by through of document observation of various invitation regulation, books, and also other note related with the research. As data source is functionary occupying structural occupation and some staff member, and also publics which have importance with IMB. The research results and data interpretation indicate that the Performance On Duty Urban Planning Town Surakarta in making IMB have good enough. It was proved by service quality aspect have fulfilled what becoming its consumer expectation, that is public have licked lips with the service which have been given. But from productivity aspect, we can say it still has not effective yet because there are too many buildings without IMB in Solo. To earn more satisfying of its consumer, will be more be good if in making IMB, On Duty Urban Planning Town Surakarta provide just one place by equiping medium and its premedium, for example by adding amount of computer unit and always renew the software and also hardware. Others also take a short cut the time of making IMB from 30 workday become 10 workday, thereby performance of service IMB can be more effective and efficient.

Kata Kunci : Kinerja Organisasi,Layanan IMB,Gaya Kepemimpinan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.