Kualitas pelayanan pertanahan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Propinsi Jawa Barat
DACHRI, H. Effendi A, Prof.Dr. Sofian Effendi
2007 | Tesis | Magister Administrasi PublikSalah satu tujuan implementasi kebijakan otonomi daerah adalah untuk peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat. Melalui otonomi daerah diharapkan proses pelayanan menjadi lebih dekat kepada masyarakat, dan dengan demikian dapat mendorong perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, secara umum setelah berjalan beberapa tahun, proses perbaikan pelayanan publik belum menunjukkan hasil yang signifikan, termasuk dalam bidang pertanahan. Dalam era otonomi daerah terjadi peningkatan tuntutan masyarakat akan efektivitas pelayanan publik, termasuk dalam bidang pertanahan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis secara lebih mendalam tentang kualitas pelayanan publik bidang pertanahan dan faktor – faktor yang mempengaruhi efektivitasnya di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang – Propinsi Jawa Barat. Secara spesifik, penelitian ini mencoba untuk menjawab dua masalah pokok, yaitu; (1) bagaimana kualitas efektivitas pelayanan di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang; dan (2) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas pelayanan yang diselenggarakan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, efektivitas pelayanan publik bidang pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang sudah berjalan relative baik. Dari lima indikator yang digunakan, empat indikator dipersepsi posistif oleh masyarkat, yaitu tangibles, jaminan, empati dan keadilan. Sementara satu indikator, yaitu efektivitas dirasakan belum optimal. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelayanan dapat dikemukakan bahwa dari 5 faktor yang dianalisis, faktor yang menjadi kendala dalam mewujudkan kualitas adalah faktor profesionalisme dan strategi. Sementara faktor yang memberikan pengaruh positif adalah factor motivasi dan struktur organisasi.
One of goal in implementation of decentralization policy is increase public service. Through decentralization policy, public service process can be nearest with the people, so in the end, commonly public service can be increased. Even though have implementation, until now, commonly performance of public service not yet increase significantly. This research is aimed to analyze more deep about public service quality and the factors that affect the quality of public service. Specifically, this research try to answer two main questions. First, how is the degree of the quality of public service in Land Office of Karawang Regency. Second, what factors that effect the quality of public service that carry out by the Karawang Regency Land Office. Result of the research show that commonly the quality of public service in Karwang Regency Land Office is enough good. From five indicators that used as frame of reference, foru indicators shows positive persepstion by the people, ie. tangibles, assurance, empathy, and equity. One indicator have negative perception by the people, ie. Effectiveness. The factors that effect the quality of public service can explain that from four factors analyzed, there are two factors that become constraint to realized the effectiveness of public service, ie. : professionalism and less clearly strategy system. In other side, factor organization structure and motivation give positive effect to endorse quality of public service in in Karawang Regency Land Office.
Kata Kunci : Layanan Publik,Pertanahan,Kualitas,public service, tangibles, assurance, equity, organization structure, strategy, motivation, and professionalism