Pengaruh konflik antara pemegang saham dan manajemen mengenai kebijakan dividen terhadap konservatisma akuntansi
WIDANAPUTRA, Anak Agung Gde Putu, Promotor Prof.Dr. Mas'ud Machfoedz, MBA.,Akt
2007 | Disertasi | S3 Ilmu EkonomiPenelitian ini menguji pengaruh konflik antara pemegang saham dan manajemen mengenai kebijakan dividen terhadap konservatisma akuntansi. Prediksi konflik dijelaskan berdasarkan masalah keagenan dalam teori keagenan yang menunjukkan adanya konflik kepentingan antara manajemen (agen) dan pemegang saham (prinsipal). Kebijakan dividen dijelaskan dengan bird in the hand theory (teori satu burung di tangan lebih baik daripada seribu burung di hutan) yang menekankan bahwa pada dasarnya pemegang saham lebih suka laba perusahaan dibagikan dalam bentuk dividen dibandingkan diinvestasikan kembali dalam aset, dan residual theory of cash dividend (teori dividen kas residual) yang menyatakan bahwa manajemen pada dasarnya tidak suka membagikan dividen kecuali dia tahu bahwa tidak ada net present value (NPV) positif untuk investasi di masa mendatang. Besar kecilnya dividen ditentukan oleh pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham (RUPS). Akan tetapi, manajemen tahu bahwa dividen ditentukan berdasarkan laba perusahaan. Untuk kondisi seperti ini manajemen memiliki kecenderungan melaporkan laba yang lebih rendah dari laba sesungguhnya dengan konservatisma akuntansi. Penelitian ini juga menguji perbedaan konservatisma akuntansi antara perusahaan yang tergolong sebagai perusahaan yang dikelola oleh manajemen yang juga sebagai pemilik (manajer-pemilik) dibandingkan dengan perusahaan manajer-nonpemilik, serta perbedaan konservatisma akuntansi untuk perusahaan yang tergolong sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan non-BUMN. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan menyediakan data laporan keuangan tahunan sejak tahun 2000 sampai dengan tahun 2004 yang membagikan dividen berturut-turut minimal selama dua tahun. Penelitian ini menggunakan analisis regresi untuk menguji pengaruh konflik antara pemegang saham dan manajemen mengenai kebijakan dividen terhadap konservatisma akuntansi dengan menggunakan variabel kontrol tingkat utang, ketidakpastian operasional, himpunan kesempatan investasi, dan ukuran perusahaan. Penelitian ini menggunakan uji-t untuk menguji perbedaan konservatisma akuntansi antara perusahaan manajer-pemilik dan manajer-nonpemilik, dan perbedaan konservatisma akuntansi antara perusahaan BUMN dan non-BUMN. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konflik antara pemegang saham dan manajemen mengenai kebijakan dividen berpengaruh positip dan secara statistis signifikan terhadap konservatisma akuntansi. Hasil juga menunjukkan bahwa perusahaan non-manajer-pemilik lebih konservatif dibandingkan dengan perusahaan manajer-pemilik, serta perusahaan BUMN lebih konservatif dibandingkan dengan perusahaan non-BUMN.
This research tests the impact of the conflict between shareholder and management regarding dividend policy on accounting conservatism. This conflict is predicted under agency problem on the agency theory that shows conflicts of interest between management (agent) and shareholders (principal). Dividend policy is explained by bird in the hand theory, that stated that shareholders prefer the profit of the company to be distributed as dividend than be reinvested in assets, and the residual theory of cash dividend that stated that management do not prefer dividend distribution unless they understand that no investment with positive net present value (NPV) is available. The amount of dividend is decided by shareholders during shareholders’ meeting, but management understands that dividend is determined by the amount of reported profit of the company. In this condition, management has the incentive to under-report profit using accounting conservatism. This research also test the difference in accounting conservatism between companies that are managed by owner-manager and companies that are managed by non ownermanager, and between state-owned companies and non state-owned companies. The sample for this research is companies that are listed in the Jakarta Stock Exchange and publish annual report from 2000 to 2004, and made dividend distribution at least for two consecutive years. This research use regression analysis to test the impact of conflict between shareholder and management regarding dividend policy on accounting conservatism, and using leverage, operating uncertainty, investment opportunity set, and size as control variables. This research used t-test to investigate the difference between companies with owner-manager and non owner-manager, and between state-owned and non state-owned companies. The result of the analysis indicates that the conflict between shareholder and management regarding dividend policy has a positive and statistically significant on accounting conservatism. The result also indicates that non owner-manager companies are more conservative than owner-manager companies, and state-owned companies are more conservative that non state-owned companies.
Kata Kunci : Teori Keagenan, Konflik, Kebijakan Dividen