Representasi perempuan dalam klan Party Line
RAJIYEM, Dr. Susetiawan
2006 | Tesis | S2 SosiologiPenelitian ini ditujukan untuk melihat penggambaran perempuan dalam iklan party line. Iklan party line menggunakan daya tarik seks dalam mengemas pesannya. Daya tarik seks dibangun melalui seksualitas dan sensualitas perempuan. Hal ini tercermin dari aspek verbal dan visual iklan. Aspek verbal dapat dilihat dari teks dalam headline, bodycopy dan juga closing. Aspek visual bisa diamati dari vektorialitas, modalitas, dan komposisi. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes pada tataran denotasi dan konotasi. Jumlah sampel yang dianalisis 10 buah iklan yang dikateogorikan dalam seksi sensual, seksi romantis dan seksi erotis. Hasil analisis menunjukkan, pertama telah terjadi komodifikasi seksualitas perempuan pada bagian tubuhnya terutama payudara, perut, paha dan wajah. Teks verbal melalui pilihan kata juga mengalami komodifikasi seksual. Kata-kata yang digunakan memiliki konotasi pada sikap dan tindakan seksual. Kedua, penanda dan petanda tingkat pertama merepresentasikan feminisasi tubuh dan domestifikasi perempuan. Feminisasi tubuh perempuan dapat diketahui dari iklan versi ‘Gadis Supel’, ‘Gadis Buas’, ‘Gadis Ramah’, ‘Sarang Aduhai’ yang menampilkan tubuh perempuan terutama pada bagian payudara atau dada, perut dan paha. Bagian tubuh ini mendapat porsi yang paling menonjol dalam pengambilan gambar. Domestifikasi menempatkan perempuan dengan penampilan seksi siap melayani di tempat tidur, diajak ke mana saja dan pasif menunggu diajak kencan. Pada tataran kedua atau level konotasi, dapat disimpulkan bahwa perempuan adalah objek komodifikasi seksualitas yang digunakan sebagai meta komoditi yakni komoditi yang menjual komoditas pulsa telepon. Secara keseluruhan penggambaran perempuan dalam iklan party line memperkukuh kondisi penampilan perempuan di media. Perempuan sebagai objek tatap yang lebih memperlihatkan sisi seksualitas sebagai komoditas
The aim of this result is to describe the women in party line advertisement. This kind of advertisement using sex as the main appeal in its message, either verbal or visual aspect. Verbal aspect contains of text in headline, body copy and closing. Visual aspect contains of vectoriality, modality and composition. Method of analysis using in this research is semiotic of Roland Barthes, which differentiate interpretation in denotative and connotative level. The result of this studi shows : first, woman sexuality was representated through the choice of the text, which tends to the sexual act connotation, Second, the signified and signifier domesticate and feminize body of woman. In geneal, the study underlines that advertisement of party line positioned woman as meta commodity that economically strong related to the selling of pulse-telephone.
Kata Kunci : Perepuan,Iklan Party Line, representation, woman, party line advertisement