Laporkan Masalah

Segmentasi pasar kerja wanita di Indonesia dalam kajian ketahanan nasional :: Berdasarkan data SAKERNAS tahun 2005 semester I

INDRAYANI, Agnes Ratih Ari, Prof.Drs. Kasto, MA

2007 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Terjadinya ketidaksempurnaan pasar tenaga kerja memunculkan kecenderungan bahwa pasar kerja pada bidang pekerjaan tertentu hanya dapat dimasuki oleh kelompok sosial tertentu. Segmentasi pasar dapat muncul apabila orang tidak mampu memilih lapangan pekerjaan secara bebas akibat adanya hambatan atau rekayasa sosial seperti pemberlakuan jenis kelamin, tingkat pendidikan dan sebagainya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kondisi segmentasi pekerja wanita dalam pasar kerja di Indonesia berdasarkan struktur pekerjaan yaitu lapangan pekerjaan, status pekerjaan dan jenis pekerjaan menurut tingkat pendidikan, umur dan jam kerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kuantitatif, dengan data sekunder bersumber dari data Survey Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) tahun 2005 semester 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan lapangan pekerjaan utama, pada sektor industri dan jasa di perkotaan pekerja wanita berpendidikan tinggi mengalami segmentasi yang lemah, demikian juga pada pekerja wanita berpendidikan rendah (<=SD) di kota dan desa. Bardasarkan jenis pekerjaan utama, pekerja wanita berpendidikan tinggi mengalami segmentasi yang lemah pada jenis pekerjaan terampil baik di kota maupun desa. Pada jenis pekerjaan terampil di desa, pekerja wanita berlatar pendidikan rendah, menengah (SMTP-SMTA), dan pendidikan tinggi mendominasi pekerjaan tersebut. Berdasarkan status pekerjaan, pekerja wanita berpendidikan tinggi mengalami segmentasi yang lemah di sektor formal baik kota maupun desa. Sedangkan pekerja wanita berpendidikan rendah mengalami segmentasi yang lemah di sektor informal di kota dan desa. Sedangkan segmentasi pekerja wanita berdasarkan umur, pekerja wanita berusia muda ((15-24 th) mengalami segmentasi yang lemah pada sektor formal baik di kota maupun desa. Pekerja wanita berusia tua (45+) mengalami segmentasi yang lemah di sektor informal di kota dan desa. Segmentasi pekerja wanita berdasarkan jam kerja. Terjadi segmentasi yang kuat pada pekerja wanita pada bidang pekerjaan dengan jam kerja yang panjang (>35 jam). Berdasarkan fenomena tersebut bisa disimpulkan telah terjadi kesetaraan gender yang cukup baik dalam pasar kerja di Indonesia. Kesetaraan gender akan mendukung Ketahanan Nasional yang kuat. Dengan demikian kondisi pasar kerja di Indonesia ditinjau dari peran pekerja wanita telah mampu memperkokoh kondisi Ketahanan Nasional kita.

Incidence of incompleteness for job market reveal a trend that job market in particular field only can be entered by given social group. Market segmentation can rise if people can not choose job opportunity freely due to presence of limitation or social engineering such as gender implementation, educational level and so on. This research aimed to analyse condition of segmentation for female worker in job market in Indonesia based structure of employment, including job opportunity, employment status and kind of job by educational level, age and working hour. This research used quantitative descriptive method, with secondary data taken from data of National Workforce Survey in 2005 semester I. Result of the research indicated that based on main job opportunity, in service and industrial sector of urban. Female worker with higher education experienced weak segmentation, as well as in female worker with lower education (<=elementary school) in urban or rural. Based on main kind of job, female worker with higher education experienced weak segmentation in kind of skilled job either in urban or in rural, middle school (primary school and high school), female worker with higher education dominated. Based on employment status, female worker with higher education experienced weak segmentation in formal sector either in urban or in rural. Meanwhile female worker with lower education experienced weak segmentation in informal sector both in urban or in rural. Meanwhile female worker segmentation by age, female worker with young age (15-24 year old) experienced weak segmentation in formal sector either in urban or in rural. Female worker with older age (> 45 year old) experienced weak segmentation in informal sector either in urban or in rural. Female worker segmentation by working hour, incidence of strong segmentation in female worker in employment field with long working hour (>35 hour). Based on the phenomena, it could be concluded that it had occurred good gender equality enough in job market of Indonesia. Gender equality will support strong National Resilience. Therefore job market condition in Indonesia was studied from role of female worker to be able to encourage our National Resilience condition.

Kata Kunci : Ketahanan Nasional,Wanita dan Pembangunan,Pekerja Wanita, Segmentation-Female Worker- National Resilience


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.