Evaluasi Program Pemulihan Kerusakan Hutan Mangrove di desa Malakosa Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Mountong Propinsi Sulawesi tengah
IRFAN, Moh, Dr. H. Hartono, DEA.,DESS
2007 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan (Magister Pengelolaan LingkungaPenelitian ini dilaksanakan di Desa Malakosa Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong Propinsi Sulawesi Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) Mengkaji kondisi hutan mangrove di Desa Malakosa Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong; (2) Mengkaji partisipasi masyarakat dalam pemulihan (rehabilitasi) kerusakan hutan mangrove di Desa Malakosa Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong; dan (3) Mengevaluasi Kegiatan dan program-program Pemerintah Daerah dalam pemulihan (rehabilitasi) kerusakan hutan mangrove di Desa Malakosa Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong. Pengumpulan data menggunakan metode survei dengan membagikan kuisioner, wawancara, observasi, maupun wawancara mendalam (indepth interview) kepada setiap kepala keluarga yang berada pada setiap rumah tangga, dengan penarikan jumlah responden sebesar 60 KK pada objek/sampel desa penelitian. Penentuan sampel responden menggunakan teknik Random Sampling. Selanjutnya, data primer dianalisis dengan analisa kuantitatif dan analisis kualitatif yang kemudian dianalisis lagi secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan permasalahan lingkungan di kawasan hutan mangrove meliputi degradasi mangrove, abrasi, intrusi air laut, dan konversi mangrove menjadi areal tambak. Partisipasi masyarakat dalam pemulihan (rehabilitasi) kerusakan hutan mangrove pada desa sampel penelitian masuk dalam kategori rendah. Sedangkan peran pemerintah terwujud dengan membuat kebijakan dan program pengelolaan hutan mangrove berupa kegiatan rehabilitasi hutan mangrove dan pembentukan kelompok pemerhati mangrove. Dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pemulihan (rehabilitasi) kerusakan hutan mangrove peran pemerintah masih sangat dominan dan lebih menekankan pendekatan top down planning daripada pendekatan bottom up planning yang lebih cenderung melibatkan masyarakat dalam segala aspek kegiatan baik dari perencanaan hingga pelaksanaan program/kegiatan
This research was conducted in Malakosa Village of Sausu Sub district of Parigi Moutong Regency of Central Sulawesi Province. The objective of this research is to : (1) Studying mangrove forest condition in Malakosa Village of Sausu Sub district at Parigi Moutong Regency; (2) Studying public participation in rehabilitation of mangrove forest degradation in Malakosa Village of Sausu Sub district at Parigi Moutong Regency; and (3) Evaluation Local Government’s activities and programs in rehabilitation of mangrove forest degradation in Malakosa Village of Sausu Sub district at Parigi Moutong Regency. Data collection was performed by using survey method by distributing questionnaires, interview, observation, as well as indepth interview to every household-head, by taking respondent number of 60 household-heads over object/sample of research village. Determination of respondent sample was performed by using Random Sampling technique. Then, the primary data was analyzed by quantitative and qualitative analyses, which then analyzed again by descriptive analysis. Result of the research shows that environmental problem at mangrove forest area includes mangrove degradation, abrasion, seawater intrusion and mangrove conversion into embankment area. Public participation in rehabilitation of mangrove forest degradation in research sample village is included in low category. Whereas the government role is realized by making policy and mangrove forest management program such as mangrove forest rehabilitation and formation of mangrove monitoring group. In the planning and implementation of mangrove forest degradation rehabilitation, the government role is still very dominant and more emphasizes top down planning approach rather than bottom up planning approach that more tends to involve public in all activity aspects, since program/activity planning to implementation.
Kata Kunci : Kerusakan Hutan Mangrove,Program Pemulihan,mangrove forest, recovery/rehabilitation, public participation, government role