Laporkan Masalah

Dukungan manajerial Kepala Bidan dalam kinerja pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Manokwari

SUSANTI, Gonsali, dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA

2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Kebij. dan Manaj. Pe

Latar Belakang. Tingginya jumlah kematian, kesakitan ibu dan bayi di Kabupaten Manokwari, Propinsi Irian Jaya Barat, merupakan akibat dari kinerja bidan yang belum optimal atau efektif dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Akan tetapi dasar permasalahan yang terjadi dan dirasakan oleh bidan saat ini adalah kurangnya sarana pendukung dan tingkat kesejahteraan yang rendah, sehingga bidan kurang termotivasi dalam bekerja. Bila dukungan atasan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan harapan bidan maka pelayanan kesehatan akan optimal, efektif, dan efisien. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan manajerial dalam hal ini Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas terhadap bidan dalam kinerja pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Manokwari. Metode Penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah para manajer di Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari yaitu kepala dinas, kepala puskesmas, dan bidan koordinator. Penelitian ini juga dilengkapi dengan analisis kuantitiatif untuk mengetahui tingkat motivasi kerja bidan dan kepuasan pelanggan unit KIA dan KB puskesmas. Hasil Penelitian. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kurangnya dukungan manajerial dari Dinas Kesehatan dan puskesmas baik berupa dana operasional, sarana atau fasilitas, pengetahuan dan ketrampilan serta sikap pemimpin yang kurang peduli kepada bidan yang menyebabkan motivasi kerja bidan berkurang, sehingga proses pelayanan kesehatan ibu dan anak tidak sesuai dengan standar dan hasil cakupan pelayanan kesehatan tidak memenuhi target. Dari hasil analisis kuantitaif motivasi kerja pada 41 bidan terdapat 78.05% dengan motivasi kurang hingga sangat rendah. Sedangkan hasil analisis kuantitaif kepuasan pelanggan unit KIA dan KB puskesmas pada 30 pelanggan rawat jalan terdapat 83.33% dengan tingkat kepuasan sedang hingga tidak puas. Selanjutnya dari 14 pelanggan rawat inap unit KIA dan KB puskesmas terdapat 85.72% dengan tingkat kepuasan sedang hingga tidak puas. Kesimpulan. Perlu ada kebijakan lokal yang memihak kepada kepentingan rakyat untuk memenuhi hak dasar rakyat dengan menjamin tersedianya pelayanan kesehatan ibu dan dan anak yang berkualitas, terjangkau dan merata melalui peningkatan kemampuan dan kesejahteraan bidan yang bekerja didaerah pedalaman atau desa terpencil.

Background: High mortality and morbidity rate of mothers and infants at District of Manokwari, Province of Irian Jaya Barat is a consequence of midwives' performance which is not yet optimum and effective in providing health service to mothers and infants. However the fundamental problem faced by midwives at the moment is lack of facilities and low welfare level so that midwives are less motivated in working. If managerial support is running as planned and expected by midwives health service will be optimum, effective and efficient. Objective: The objective of the study was to identify managerial support of head of health office and head of health center to midwives in the performance of health service for mothers and infants at District of Manokwari. Method: The study was descriptive qualitative. Informen of the study consisted of managers at the health office of Manokwari District such as head of health office, head of health center and coordinating midwives. The study was also quantitatively analyzed to find out motivation of midwives and satisfaction of customers at unit of mother and child health and family planning of the health center. Result: The result of the study showed that lack of managerial support from the health office and health center, either in the terms of operational budget, knowledge, skills or attitude of the manager which was less attentive to midwives caused decreasing motivation of midwives so that the process of health service for mothers and infants was not relevant with the standard and coverage of health service did not reach the target. The result of quantitative analysis of work motivation of 41 midwives showed that 78.05% had inadequate to very low motivation. Meanwhile, the result of quantitative analysis of customer satisfaction at unit of mother and child health and family planning of the health center showed that out of 30 outpatients 83.33% of them had average to very low satisfaction (dissatisfied). Then out of 14 inpatients at unit of mother and child health and family planning of the center 85.72% had average to very low satisfaction. Conclusion: There should be local policies which sided with people's interest to fulfill their fundamental rights through the provision of health service for mothers and infants which was of good quality, affordable and widely distributed by increasing capacity and welfare of midwives working at hinterland areas or isolated villages.

Kata Kunci : Layanan Kesehatan,Kinerja Manajemen,Kepala Bidan, managerial support, performance of midwives, health service


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.