Manajemen pengawasan sanitasi lingkungan dan kualitas bakteriologis air minum pada Depot di Kota Manado
JASMAN, Prof.Dr.dr. Adi Heru Sutomo, M.Sc
2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kerja (Kesehatan Lingkungan)Latar Belakang : Air bersih yang layak minum sebagai kebutuhan vital bagi kehidupan manusia semakin sulit ditemukan sebagai akibat pencemaran limbah rumah tangga dan limbah industri terhadap sumber air permukaan maupun air tanah. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Manado belum dapat memenuhi kebutuhan penduduk, mengakibatkan air menjadi barang ekonomi yang mahal. Tujuan : Tujuan penelitian manajemen pengawasan sanitasi lingkungan dan kualitas bakteriologis air minum pada depot adalah : 1) Untuk mengetahui hubungan manajemen pengawasan dengan kualitas bakteriologis air minum; 2) untuk mengetahui hubungan kondisi sanitasi lingkungan dengan kualitas bakteriologis air dan 3) untuk mengetahui hubungan jarak sumber air baku ke depot dengan kualitas bakteriologis air minum. Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasional dengan rancangan potong lintang untuk mengetahui hubungan variabel bebas dengan variabel terikat. Sampel penelitian adalah Depot Air Minum sebanyak 38 yang ada di wilayah Kota Manado. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket dan lembar observasi sedangkan data kualitas air minum diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium dengan metode fermentasi tabung ganda. Hasil : Hasil pengujian secara statistik menunjukkan bahwa : 1) hubungan antara manajemen pengawasan dengan kualitas air diperoleh nilai p = 0,001 berarti terdapat hubungan yang sangat signifikan dengan nilai koefisien korelasi atau r = 0,533 yang menunjukkan bahwa hubungannya kuat; 2) hubungan antara kondisi sanitasi lingkungan dan kualitas bakteiologis air diperoleh nilai p = 0,000 yang berarti terdapat hubungan yang sangat signifikan dengan nilai koefisien korelasi atau r = 0,609 menunjukkan bahwa hubungannya kuat; 3) hubungan antara jarak sumber air baku ke depot dengan kualitas bakteriologis diperoleh nilai p = 0,004 yang menunjukkan hubungan yang sangat signifikan tetapi nilai koefisien korelasi atau r = 0,454 yang berarti hubungannya lemah.
Background: Clean water that suitable for drinking as primary need for human’s life is getting difficult to be found as the impact of household waste and industrial waste pollution toward surface water and land water source. PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum)/Drinking Water Regional Company) in Manado city could not fulfill community’s need which caused water becomes an expensive consumption. Objective: The objective of this study was to find out: 1) the relationship between control management and drinking water bacteriology quality; 2) the relationship between environmental sanitation condition and water bacteriology quality and 3) the relationship between the distance of standard water source to drink stand and bacteriology quality of drinking water. Method: This was an observational research that used cross sectional design in order to find out the relationship between independent variables and dependent variable. The samples of research was 38 DAM in Manado city area. The research data was collected using questionnaire and observation sheet while data of drinking water quality was obtained from the result of laboratory check up with multiple tube fermentation technique. Result: The result of statistic test showed that 1) the relationship between control management and water quality obtained that p value = 0,001 which means that there was a significant relationship and the value of correlation coefficient or r=0,533 showed a strong relationship. 2) The relationship between the condition of environmental sanitation and water bacteriology quality obtained that p value = 0,000 means that there was a significant relationship and the value of correlation coefficient or r=0,609 which showed that the relationship was strong. 3) Relationship between the distance of standard water source to the drink stand with bacteriology quality obtained that p value = 0,004 which showed a significant relationship but it is obtained that the correlation coefficient value or r=0,454 which means that the relationship was weak
Kata Kunci : Manajemen Sanitasi Lingkungan, Kualitas Bakteri, Air Minum, control, sanitation, environment, quality, drink stand.