Kajian pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan hutan rakyat :: Studi kasus di Kecamatan Rongkop Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta
HARINI, Puji, Prof.Dr.Ir. Sahid Susanto
2007 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan (Magister Konservasi Sumber DayaKajian Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Hutan Rakyat di lakukan di Kecamatan Rongkop khususnya Desa Karangwuni dan Desa Melikan. Rutan rakyat sebagain besar dalam kondisi kritis. Tujuan kajian ini (1) mengidentifikasi program pengelolaan hutan rakyat yang berada di kawasan Kecamatan Rongkop dengan berbasiskan pemberdayaan masyarakat dan (2) mengkaji program pemberdayaan masyarakat yang telah di terapkan dalam pengelolaan hutan rakyat dengan menetapkan partisipasi masyarakat sebagai indikator dalarn peningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Karangwuni dan Melikan. Metode yang digunakan dalam kajian ¡ni adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan PRA (Participatory Rural Appraisal) dan RRA (Rapid Rural Appraisal). Hasil kaj ian diperoieh : (1) Program pengelolaan hutan rakyat yang berbasis pemberdayaan masyarakat di Desa Karangwuni dan Desa Melikan diantaranya program rehabilitasi lahan. Dalam program rehabilitasi lahan mencakup program- program yang berupa rancangan teknis dan biaya, rancangan kelembagaan dan rancangan operasional yang rutin dilakukan oleh masyarakat. (2) Program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan rakyat di Desa Karangwuni dan Desa Melikan sudah mencapai kisaran 80-100%. Implementasi program menggunakan pola penanaman dibawah tegakan, tambal sulam, penyiangan dan pendangiran tanaman, pengendalian hama dan penyakit secara rutin.
The study of society for managing social forest was conducted at district Rongkop especially at Karangwuni and Melikan villages. The Social Forest is mainly in the critical condition. The aims of this study was: (1) to identify empowering society based management of social forest at district Rongkop; and (2) to study program motivating of society which have been applied for managing social forest specified society participation as an indicator to improving prosperity of society at Karangwuni and Melikan villages. A descriptive quantitative methode was used in this study with PRA (Participatory Rural Appraisal) and RRA (Rapid Rural Appraisal). The Result of the study are: (1) empowering society based managing program of šocial forest at Karangwuni and Melikan villages. Program rehabilitation of technical and economic planning, and routine operation planning; (2) empowering society program in management with participation communication management forest is been cover 80-100%. Cultivation under straightened, patchwork, mowing and hoeing of crdp, control of disease and pest routinely are applied in the implementation program.
Kata Kunci : Hutan Rakyat,Pemberdayaan Masyarakat, Motivating, Society, Social Forest