Kedudukan anak luar kawin dalam Hukum Adat Bali dan kaitannya dengan Pasal 43 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974
SUSIANINGSIH, I Gusti Ayu Made, Darmini Mawardi, SH.,MS
2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)Penelitian ini mengenai kedudukan anak luar kawin dalam hukum adat Bali dalam kaitannya dengan Pasal 43 Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974, yang bertujuan untuk mengetahui pengertian, kedudukan, dampak hubungan anak luar kawin lokika sanggraha baik dalam kerabat ibu maupun dalam masyarakat adat dan untuk mengetahui ada tidaknya kesesuaian dengan apa yang diatur oleh Pasal 43 Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974 serta untuk mengetahui penyebab banyaknya delik adat lokika sanggraha yang diselesaikan secara adat. Penelitian ini adalah penelitian sosiologis yuridis, dengan sample wilayah 3 kecamatan dan 20 responden. Data yang dipergunakan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui kuisioner dan wawancara dengan responden dan narasumber, sedangkan data sekunder diperoleh dengan cara penelusuran bahan- bahan yang bersifat primer, sekunder dan tertier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang lahir akibat delik adat lokika sanggraha berkedudukan sebagai anak sah dari wanita yang melahirkannya, serta mempunyai konsekwensi hukum dengan ibu yang melahirkannya dan keluarga ibunya saja sehingga ada kesesuaian dengan Pasal 43 ayat 1 Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974. Factor- factor penyebab delik adat lokika sanggraha lebih banyak diselesaikan sacara adat karena factor waktu, factor biaya dan penyelesaian delik adat lokika sanggraha melalui jalur formal di Pengadilan dianggap kurang memenuhi rasa keadilan karena ringannya sanksi yang dijatuhkan.
This research is on position of out marriage child in Bali local law in relation to Article 43 of Law no.1/1974. Aim of the research is to study meaning, position, and relationship impact of out-marriage child of lokika sanggraha withim mother’s relatives and in local society, to study there is not conformity with provisions in Article 43 of Law no.1/1974, and to study very much of causing case of lokika sanggraha which resolved using local law. It is a sociological juridical research; with sample consist of three districts and 20 respondents. Data used in this research is primary and secondary data. The primary data was got through questionnaire and interview with respondents and informants, while secondary data was got by tracing primary, secondary, and tertiary materials. Results of the research indicated that child born due to local case of lokika sanggraha has position as legal child of mother having born him/her, and have legal consequence with the mother and her relatives so it conforms to Article 43 of Law no.1/1974. factors causing cases of lokika sanggraha are resolved using local law are time factor, cost factor and considerations that resolving local case of lokika sanggraha through formal way in court is less fair due to light sanction.
Kata Kunci : Hukum Adat,Bali,Anak Luar Kawin, position, out-marriage child, Bali local law, Article 43 of Law no.1/1974.