Pelaksanaan kewenangan jabatan Pejabat Pemuat Akta Tanah Sementara serta faktor yang mempengaruhinya di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat
PASCALIS, Tony Antonius, Dr. Nurhasan Ismail, SH.,M.Si
2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)Penelitian tentang pelaksanaan kewenangan jabatan PPAT Sementara serta faktor yang mempengaruhinya bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang berkaitan dengan proses pendaftaran tanah oleh PPAT Sementara serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian hukum empiris, yaitu tentang perilaku PPAT Sementara dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Disamping itu, penelitian ini juga bersifat deskriptif, yaitu menggambarkan secara faktual keadaan di lapangan dengan lokasi penelitian di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer dan data sekunder yang diperoleh dari lapangan dan kepustakaan, yang kemudian dianalisa secara kualitatif dan menghasilkan data deskriptif analisis, yaitu apa yang dinyatakan responden baik secara tertulis maupun lisan dan juga perilaku nyata yang diteliti sebagai sesuatu yang utuh. Dari hasil penelitian di enam kecamatan, penunjukkan Camat menjadi PPAT Sementara adalah untuk membantu pemerintah dalam proses pendaftaran tanah, yang diwujudkan dalam bentuk pembuatan akta peralihan hak atas tanah. Dalam melaksanaan tugas dan kewajibannya, PPAT Sementara di enam kecamatan tersebut sering melakukan penyimpangan dan mengabaikan ketentuan-ketentuan yang ada, terutama untuk pemeriksaan kesesuaian data-data yuridis, pembuatan komparisi akta dan pembacaan isi akta kepada para pihak. Hal ini disebabkan oleh latar belakang pendidikan PPAT Sementara terutama untuk keterampilan dalam masalah ke-PPAT-an masih sangat minim. Disamping itu, lemahnya pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh BPN mengakibatkan pelaksanaan kewenangan PPAT Sementara, yaitu sebagai pejabat publik yang bertugas melayani masyarakat, tidak berjalan secara optimal. Dalam prakteknya, PPAT Sementara lebih banyak melimpahkan tanggung jawab kepada para stafnya dan kurang memahami posisinya sebagai pejabat publik.
The research on the implementation of a temporary notary’s authority and the affecting factors aims to investigate the implementation of the duties and responsibilities of a temporary notary and the factors affecting his performance. It is a juridical empirical research focusing on a temporary notary’s attitude in performing his duties and authorities. It is also a descriptive research which describes in a factual manner a temporary notary in performing his duties and responsibilities in Sanggau regency, West Kalimantan. It uses purposive sampling technique in taking the samples and collects primary and secondary data through field research. It analyzes the data in qualitative method and presents the results based on a descriptive analysis, which means treating as a unity whatever stated in written or orally by the respondents and their concrete attitude being researched. The appointment of Head of Sub-district as a temporary notary is to help the government in the process of land registration that is achieved by issuing an act of transfer of the rights over land. In reality, the temporary notary often makes mistakes and ignores the existing regulations especially in examing the appropriateness of juridical data, in making act comparison, and reading an act to the parties. Such mistakes and ignorance are due to his educational background which is very limited in especially matters pertaining to natarial affairs. Apart from that, the weakness of BPN (the National Office of Land Affairs) in its assistance and monitoring contributes to the dissappointing performance of a temporary notary in carrying out his duties and responsibilities to serve the public. In fact, a temporary notary often delegates his responsibility to his staff and has poor comprehension on his position as a public official.
Kata Kunci : PPAT,Kewenangan Jabatan, factors, educational background, assistance and monitoring