Laporkan Masalah

Kajian yuridis tentang perlindungan hutan di Indonesia :: Studi kasus tentang perlindungan hutan di wilayah hukum Samarinda Kalimantan Timur

ARRADINI, Dewi, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS

2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)

Kalimantan Timur adalah propinsi yang memiliki kekayaan sumber daya alam baik berupa hutan dengan segala kekayaan hayatinya maupun berupa deposit mineral dan tambang. Luasnya kawasan hutan yang ada, justru tidak dibarengi dengan peranan dan manfaat dari hutan itu sendiri. Dengan kata lain, hutan di Indonesia ini belum mampu memberikan manfaat ekonomi dan ekologi karena dirusak, terutama oleh penebangan liar (illegal logging) yang dilakukan dengan menggunakan berbagai modus operandi. Dampak dari illegal logging ini benar-benar merugikan terhadap hutan, akhirnya banyak pihak yang mendesak pemerintah agar serius menertibkan praktek ini. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bentuk-bentuk perlindungan dan pelanggaran hukum yang ada terhadap hutan di Kalimantan Timur serta mengetahui solusi alternatif yang dapat ditawarkan agar terciptanya suatu usaha untuk meningkatkan perlindungan terhadap hutan di Kalimantan Timur. Jenis penelitian yang diterapkan adalah penelitian hukum normatif (normatif yuridis) yang ditunjang dengan penelitian lapangan. Hasil dari penelitian ini sendiri menunjukkan bahwa bentuk perlindungan hutan di Indonesia masih bersifat prosedural, dan mekanisme pengaturannya pun masih dianggap belum memadai dengan banyaknya kasus-kasus illegal logging. Penanganan terhadap perkara illegal logging banyak menemui hambatanhambatan dikarenakan kejahatan ini merupakan kejahatan yang terstruktur dengan rapi dan melibatkan banyak pihak penting dalam pemerintahan. Selain itu dalam penanganannya sendiri aparat tidak mempunyai sarana dan prasarana guna mendukung pemberantasan illegal logging.

East Kalimantan is province which had properties of good natural resources in the form of forest with all properties and also in the form of mineral deposit and mine. Nevertheless, the width area of forest couldn’t handled benefit and role of forest itself. Equally, forest in Indonesia can not give benefit economic and ecology yet because destroyed, especially by illegal logging conducted by using various modus operandi. The impact of illegal logging really harming to forest, finally many people force government to arrange this practice seriously. This research has purpose to describe protection forms and existing transgression to forest in East Kalimantan and also know alternative solution that could proposed to create an effort in increasing forest protection in East Kalimantan. Type of research applied is normative juridical which supported by field of research. The result of from this research itself indicate that form forest protection in Indonesia still procedural naturally, and its arrangement of mechanism even is not still complete yet assumed by many cases of illegal logging. Handling to case of illegal logging meeting many resistances because this is a criminal which structure elegantly and involve many important institution in governance. Besides in its own handling, government officer don't have facilities and basic facilities which support in combat to illegal logging.

Kata Kunci : Perlindungan Hutan, Illegal Logging, Forest Protection, illegal logging.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.