Laporkan Masalah

Degradasi lahan sebagian Daerah Aliran Sungai (DAS) Loano Hulu Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah

BANTASE, Amri La, Dr. Junun Sartohadi, M.Sc

2007 | Tesis | S2 Geografi

Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui laju dan tingkat bahaya erosi permukaan di daerah penelitian; 2) mengetahui tingkat bahaya gerakan masa di daerah penelitian dan 3) menentukan tingkat degradasi lahan atas dasar tingkat bahaya erosi dan tingkat bahaya gerakan massa. Penelitian ini dilakukan di sebagian DAS Loano hulu, sampel untuk penelitian ini terdiri atas 10 (sepuluh) sampel penelitian yaitu: Sedayu I, Sedayu II, Banyuasin Kembaran I, Banyuasin Kembaran II, Banyuasin Separe I, Banyuasin Separe II, Banyuasin Separe III, Guyangan I, Guyangan II dan Selotiang yang ditentukan secara purposive berdasarkan bentanglahan. Variabel yang diamati terdiri atas 1) tekstur tanah, 2) permeabilitas tanah, 3) erodibilitas tanah, 4) kelas kelerengan, 5) tingkat pelapukan batuan, 6) struktur pelapisan batuan, 7) kedalaman tanah, 8) penggunaan lahan. Untuk menghitung erosi menggunakan Persamaan Umum Kehilangan Tanah (USLE) oleh Wischmeier dan Smith., sedangkan untuk mengetahui gerakan maasa menggunakan metode Sturges dalam Sartohadi (2005). Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa erosi yang terjadi di sebagian DAS Loano hulu berkisar dari sangat rendah, rendah, dan tinggi, sedangkan tingkat bahaya gerakan massa berkisar dari rendah sampai sedang. Berdasarkan analisis tingkat bahaya erosi dan tingkat bahaya gerakan massa, maka tingkat degradasi lahan di daerah penelitian termasuk tinggi.

The research aims 1) to investigate the rate and degree of superficial erosion hazard in the research area; 2) to investigate the degree of mass movement hazard in the research area; 3) to determine the degree of land degradation based on the degree of erosion and mass movement hazard. The research was conducted in the upstream of Loano River Basin. It took 10 samples, which are: Sedayu I, Sedayu II, Banyuasin Kembaran I, Banyuasin Kembaran II, Banyuasin Separe I, Banyuasin Separe II, Banyuasin Separe III, Guyangan I, Guyangan II, and Selotiang. The samples where selected based on purposive sampling according to the land stretch the variables be observed were 1) soil texture, 2) soil permeability, 3) soil erodibility, 4) gradient class, 5) rock outcrop degree, 6) rock layer structure, 7) soil depth, and 8) land use. Erosion was measured using Universal Soil Loss Equation (USLE) by Wischmeier and Smith, while mass movement was measured using Sturges method in Sartohadi (2005). Data analysis was descriptive analysis. The research results show that the erosion in the upstream part of Loano River Basin ranges from very low, low, to high, while the mass movement ranges from low to medium. Based on the analysis on the degree of erosion and mass movement hazard, the research area suffers a relatively high degree of land degradation.

Kata Kunci : Degradasi Lahan,DAS, Land Degradation, Universal Soil Loss Equation , Sturges Method.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.