Analisis usahatani dan agroindustri bawang merah di Kabupaten Donggala
SARI, Nilam, Dr.Ir. Djuwari
2007 | Tesis | S2 Ekonomi PertanianPenelitian ini bertujuan: 1) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani bawang merah; 2) mengetahui kelayakan usahatani bawang merah; dan 3) mengetahui kelayakan industri bawang goreng. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sigi Biromaru dan Kecamatan Tawaeli, dengan jumlah sampel 60 petani bawang merah dan 17 unit industri bawang goreng, digunakan metode random sampling untuk penentuan sampel petani dan metode sensus untuk penentuan sampel industri bawang goreng. Analisis data menggunakan regresi double log, RC rasio dan analisis manfaat biaya secara finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produksi usahatani bawang merah dipengaruhi oleh luas lahan, pupuk urea, dan pupuk SP36, sedangkan benih, pupuk KCl, pestisida dan tenaga kerja tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap produksi usahatani bawang merah. Luas lahan merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi produksi usahatani bawang merah. Nilai RC ratio sebesar 2,27 mengindikasikan bahwa usahatani bawang merah layak untuk diusahakan. Secara umum, industri bawang goreng layak untuk diusahakan dan dikembangkan.
This research aimed to identify (1) factors influencing yield production of onion agrobusiness, (2) feasibility of red onion agrobusiness, and (3) feasibility of fried onion industry. The research was done in District of Sigi Biromaru and District of Tawaeli, using sample of 60 farmer of onion and 17 units of fried onion industry. Sample was taken using random sampling method for farmer sample and census method for fried onion industry sample. Data was analyzed using double log regression, RC ratio and benefit cost analysis. Results of the research indicate that production level of onion agrobusiness is influenced by area width, urea based fertilizer and SP36 fertilizer, while seed, KCl fertilizer, pesticide and labour do not affect significantly on production of onion. Area width is the dominant factor influencing onion agrobusiness. RC ratio of 2.27 indicated that the agrobusiness of onion is feasible. In general, industry of fried onion is feasible to build and develop.
Kata Kunci : Usahatani,Agroindustri Bawang Merah,onion, agrobusiness, agroindustry