Laporkan Masalah

Studi komparatif perilaku petani terhadap risiko usahatani padi non organik dan semi organik di Kabupaten Sragen

ABDULLAH, Weka Gusmiarty, Dr.Ir. Slamet Hartono, M.Sc

2007 | Tesis | S2 Ekonomi Pertanian

Penelitian ini dilakukan di Desa Gringging, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui perbedaan biaya produksi, produksi, dan pendapatan antara usahatani padi non organik dan usahatani padi semi organik pada 3 musim tanam, (2) membandingkan risiko biaya, risiko produksi, dan risiko pendapatan antara usahatani padi non organik dan usahatani padi semi organik pada 3 musim tanam, (3) membandingan perilaku petani padi non organik dan petani padi semi organik terhadap risiko usahatani, dan (4) mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi perilaku petani padi non organik dan semi organik terhadap risiko usahatani. Petani sampel ditentukan secara random stratifikasi proporsional (proportionate stratified random sampling), yaitu 40 petani padi non organik dan 11 orang petani padi organik. Analisis biaya dan pendapatan, analisis koefisien variansi (CV), analisis fungsi utilitas kuadratik, dan analisis regresi linear berganda digunakan dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya produksi dan produksi lebih tinggi, sedangkan pendapatan lebih rendah pada usahatani padi non organik daripada usahatani padi semi organik di setiap musim tanam. Risiko biaya, risiko produksi, dan risiko pendapatan usahatani padi non organik lebih rendah daripada usahatani padi semi organik di setiap musim tanam. Petani padi non organik yang berperilaku berani risiko hanya 20% sedangkan petani padi semi organik sebanyak 45.5%. Petani padi non organik yang berperilaku enggan risiko sebanyak 17.5% sedangkan petani padi semi organik tidak ada yang berperilaku enggan risiko. Petani padi lainnya berperilaku netral risiko, yaitu 62.5% petani padi non organik dan 54.5% petani padi organik. Pertambahan umur dan jumlah tanggungan keluarga petani akan meningkatkan keberanian petani terhadap risiko usahataninya, sedangkan pertambahan luas lahan dan jumlah tenaga ker

The research was conducted in the Gringging village, Sambungmacan sub regency, Sragen regency. The aims of this research were : (1) to measure the differences of production cost, production, and net farm income between nonorganic rice farm and semiorganic rice farm in the three period of planting, (2) to compare the rate of risk about cost, production, and net farm income between nonorganic rice farm and semiorganic rice farm in the three period of planting, (3) to compare the behaviour toward risk between nonorganic rice farmer and semiorganic rice farmer, and (4) to determine social economic factors that influence the behaviour of nonorganic rice farmer and semiorganic rice farmer toward farm risk. Proportionate stratified randomwas implemented in sampling method to get about 40 nonorganic rice farmer and 11 semiorganic rice farmer. Cost and net farm income analysis, coefficient of variation analysis (CV), quadratic utility function analysis, and multiple linear regression analysis were implemented in this research. Research findings show that the production cost and production of nonorganic rice farm were higher while the net farm income nonorganic rice farm are lower than semiorganic rice farm in the three period of planting. The rate of risk about cost, production cost, and net farm income of the nonorganic rice farm were lower than semiorganic rice farm in the three period of planting. There were just 20% nonorganic rice farmers who show behavioral risk preference while there were 45.5% semiorganic rice farmers. There are 17.5% nonorganic rice farmers who show behavioral risk averse while there were no semiorganic rice farmers. The remain of rice farmers were risk neutral, namely 62.5% nonorganic rice farmers and 54.5% semiorganic rice farmers. The increasing of farmers’s age and total of family duties will increase the farmer’s preference to his farm risk, while the increasing of family labour and land area will increase the farmer’s averse to his farm risk.

Kata Kunci : Usahatani Padi,Organik dan Non Organik,Perilaku Petani


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.