Pengaruh struktur kepemilikan terhadap kebijakan dividen dan kebijakan utang untuk mengendalikan konflik keagenan dengan set kesempatan investasi dan tingkat pajak sebagai faktor pemoderasi
PANGGIARTI, Endang Kartini, Dr. Suwardjono, M.Sc
2007 | Tesis | S2 AkuntansiPenelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris apakah struktur kepemilikan yang terdiri dari kepemilikan manajemen, pemegang saham menyebar dan pemegang saham pengendali dapat memberikan pengaruh terhadap keputusan pemberian dividen kepada pemegang saham atau keputusan melakukan pendanaan utang sebagai suatu cara untuk mengurangi biaya keagenan dengan set kesempatan investasi dan tingkat pajak sebagai variabel pemoderasi. Tujuan kedua adalah untuk memberikan bukti empiris bahwa kepemilikan manajemen dapat mengendalikan dividend yield atau rasio pembayaran dividen dan rasio utang untuk meningkatkan nilai perusahaan dengan melakukan investasi dan menghindari pajak. Proses pengujian asumsi klasik dengan memasukkan variabel tingkat pajak sebagai variabel interaksi memberikan multikolonieritas yang cukup tinggi, oleh karena itu variabel tingkat pajak dikeluarkan dari persamaan regresi, karena mengandung variabel yang collinier, dan menjadi variabel independen. Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori keagenan, teori investasi dan teori pajak. Penelitian ini diuji dengan pengujian Pearson. Hasil penelitian ini adalah struktur kepemilikan oleh kepemilikan manajemen, pemegang saham menyebar dan pemegang saham pengendali memberikan hubungan yang secara statistis tidak signifikan terhadap keputusan memberikan dividen kepada pemegang saham (kebijakan dividen yang diproksikan dengan dividend yield dan rasio pembayaran dividen) terutama untuk perusahaan dengan set kesempatan investasi tinggi. Kecuali untuk hubungan antara pemegang saham pengendali dengan kebijakan dividen yang diproksikan oleh rasio pembayaran dividen memberikan hubungan yang secara statisits signifikan. Pemegang saham menyebar dan pengendali lebih memilih melakukan kebijakan dividen daripada kebijakan utang, karena kebijakan utang memberikan risiko tinggi. Kepemilikan manajemen memberikan hubungan yang secara statistis tidak signifikan terhadap kebijakan utang, terutama untuk perusahaan yang set kesempatan investasinya rendah. Manajemen mempunyai pengaruh yang secara statistis tidak signifikan dalam membuat keputusan untuk melakukan kebijakan dividen dan kebijakan pendanaan utang. Hal ini sesuai dengan tujuan yang kedua, bahwa kepemilikan manajemen kurang mempunyai peran dalam mengendalikan dividend yield atau rasio pembayaran dividen, akan tetapi memiliki peran penting untuk mengendalikan rasio utang.
The objective of this research is to give empirical evidence concerning the influence of structure of ownership ( i.e. management, dispersed ownership and controlled stockholders) on dividend payment or debt financing decisions as a mean to minimize the agency costs, with Investment Opportunity Set and tax level serve as moderating variables. In addition, it also aims to provide empirical evidence concerning the prediction that management ownerships determine the dividend yield or dividend payout ratio and debt ratio to increase the firm value by employing investment and tax avoidance act. The study is based on agency, investment, and tax theory. The test of classical assumption—using tax level as the interaction variable—reveal a multicollinearity problem. Therefore, tax level is shifted to serve as independent variable in the regression equation. The statistical method used is Pearson test. Results show that management ownerships, disperse ownership and controlled stockholder do not have a statically significant influence on dividend payment decision to stockholder (dividend policy proxied by dividend yield and dividend payout ratio) especially in company with high investment opportunity set. This result applies except for the connection between controlled stockholders and dividend policy—using dividend payout ratio as the proxy —which indicate a statistically significant relation. Dispersed ownership and controlled stockholders are prefer to choose dividend policy than debt policy, considering the high risk of debt policy. The influence of management ownerships on debt policy is not statistically significant, especially for firms with low Investment Opportunity Set. Moreover, the influence of management ownership on dividend and debt financial policy is not statistically significant. This results are in line with the second objective of this study, that management ownership only have a trivial role in controlling the dividend yield or dividend payout ratio, but it has a statically significant role in determining debt ratio.
Kata Kunci : Manajemen Investasi,Kepemilikan Manajemen,Kebijakan Dividen dan Utang, investment opportunity set, dividend and debt policy, tax level, structure of ownership