Laporkan Masalah

Analisis belanja ke dalam belanja Aparatur Daerah dan belanja publik pada realisasi APBD Tahun Anggaran 2004 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di daerah Istimewa Yogyakarta

KURNIASARI, Wiwin, Prof.Dr. Abdul Halim, MBA

2007 | Tesis | S2 Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui dan menjelaskan praktik pengklasifikasian belanja ke dalam belanja aparatur daerah dan belanja pelayanan publik pada realisasi APBD tahun anggaran 2004 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta; (2) Mengidentifikasi berbaga i permasalahan dalam pengklasifikasian belanja pada realisasi APBD tahun anggaran 2004 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan yaitu terdapat perbedaan antara belanja aparatur daerah dan pelayanan publik pada APBD tahun anggaran 2004 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder tahun 2004 yang meliputi: (1) Data realisasi APBD Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta; (2) Data penjabaran perhitungan APBD Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Data tersebut diperoleh dari: (1) Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta; (2) Badan Perencanaan Pembangunan Pemerintah Daerah (BAPPEDA) Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta ; (3) Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode statistik yang digunakan adalah alat analisis uji beda t-test. Hasil penelitian menunjukkan pada Pemerintah Kota/Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam mengklasifikasikan belanja ke dalam aparatur daerah dan pelayanan publik terdapat ketidakseragaman. Berdasarkan hasil uji beda t-test memperlihatkan bahwa bila dilihat secara keseluruhan Pemerintah Kota/Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta tidak terdapat perbedaan antara belanja aparatur daerah dan pelayanan publik. Temuan ini memberikan arti bahwa pengklasifikasian antara aparatur daerah dan pelayanan publik tidak bermakna, hanya seolah-olah menunjukkan adanya keberpihakkan pada publik/masyarakat.

This research aims: (1) Find and to explain the expenditure clasification practice into expenditure the region institution and expenditure public service of the APBD 2004 in local Government District of Yogyakarta; (2) Identify some problems in expenditure clasification of the APBD 2004 in local Government District of Yogyakarta. The data used in this research was the second data of 2004. The collected data were: (1) Realization data APBD in local government of Daerah Istimewa Yogyakarta Province; (2) Explanation and Calculation Data APBD in local government of Daerah Istimewa Yogyakarta Province. Data source in this research was gained from some government official institute resource such as: (1) Region Secretary in local government of Daerah Istimewa Yogyakarta Province; (2) Institution Region of Planning and Building in local government of Daerah Istimewa Yogyakarta Province; (3) Institution Region of Arrangement Monetery in local government of Daerah Istimewa Yogyakarta Province. Statistic method used in this research was analysis tools t-test difference experiment The research finding show that: (1) There was a difference in expenditure classification practice into the region institution and public service in local government of daerah Istimewa Yogyakarta Province; (2) Based on the t-test difference experiment in the first hypothesis, it was showed that, globally, there was no differentiation in region institution and public service expenditure in local government of daerah Istimewa Yogyakarta Province; (3) This discovery told us that the classification of the region institution and public servic e was meaningless. It was just seemed to show the support only to the public or people.

Kata Kunci : APBD,Realisasi,Aparatur dan Pelayanan Publik, Region Institution, Public Service, Realisation APBD


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.