Ambliopia pada anak Sekolah Dasar dengan kelainan refraksi di daerah Istimewa Yogyakarta
TRIYANTO, Wahyu, dr. Wasidi Gunawan, SpM(K)
2006 | Tesis | PPDS I Ilmu Penyakit MataTujuan: Menemukan prevalensi ambliopia pada anak usia sekolah dasar yang mengalami kelainan refraksi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Bahan dan cara: Merupakan penelitian deskriptif analitik pada anak usia sekolah dasar di DIY. Sampel terdiri dari anak sekolah dasar di 13 Kecamatan DIY yang dilakukan mulai Januari-Desember 2005. Ambliopia ditegakkan dengan visus ≤ 20/30, terdapat paling sedikit perbedaan pembacaan 2 baris snellen, Crowding phenomena test. Neutral density Filter text dan tidak ada kelainan organic. Hasil: Pada penelitian yang dilakukan pada 54.260 anak SD di Yogyakarta didapatkan anak dengan kelainan refraksi sebanyak 1082 anak. Didapatkan prevalensi kelainan refraksi sebesar 1,99%, laki-laki 486 (44,93%), perempuan 596 (55,07%), dengan rata-rata umur 9,87 ± 1.883 tahun. Kelainan myopia 645 prevalensinya sebesar 1,19%, astigmatisma prevalensinya sebesar 1,03 %, hipermetropia absolur prevalensinya sebesar 0,035 %, anisometropia prevalensi 1,04 %. Prevalensi ambliopia 0,32 %.Virus mata kanan dengan koreksi maximal 0,45 ± 0,3183, virus mata kiri terbaik dengan koreksi maximal 0,52 ± 0,3382. Sebanyak 1,86% penderita myopia terjadi ambliopia, 63,16% hipermetropia absolute terjadi ambliopia, 10,96% astigatisma terjadi ambliopia dan 16,16% anak anisometropia terjadi ambliopia. Kesimpulan: Didapatkan kelainan refraksi dengan prevalensi 1,99% ambliopia dengan prevalensi 0,35%.
Available in Fulltext
Kata Kunci : Ambliopia, Kelainan Refraksi, Refractive error.