Laporkan Masalah

Pengaruh pemberian informasi tertulis terhadap tingkat pemahaman, kepuasan, dan kecemasan pasien hernia inguinalis responibel terhadap informed consent di RS Dr. Sardjito Yogyakarta

YULIANTO, Mohamad Feri, dr. Ishandono Dachlan, SpB-KBP

2006 | Tesis | PPDS I Ilmu Bedah

Pendahuluan: Saat ini, telah terjadi pergeseran dramatik pola hubungan dokter dan pasien. Pola hubungan paternalistik dokter-pasien, secara berangsur-angsur telah berubah menjadi pola hubungan partner. lnformed consent sering merupakan sumber komplain pasien terhadap dokter bedah setelah dilakukan prosedur pembedahan. Banyak penelitian telah membuktikan bahwa pasien yang menyatakan persetujuan karena pengetahuan dan pemahamannya akan informasi yang diberikan kepadanya, akan memperlihatkan hasil yang lebih baik daripada sebaliknya. Peningkatan pengetahun apa yang sedang dan akan menimpa pasien sangat diperlukan, karena dengan pemberian pemahaman sebelum tindakan operasi akan mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepuasan. Beberapa metode pemberian informasi yang lain yang sering dipakai adalah informasi tertulis, Leaflet, booklet, audiotape, dan videotape. Di bagian Bedah RS DR. Sardjito Yogyakarta belum pernah dilakukan evaluasi pengaruh pemberian informasi tertulis terhadap tingkat pemahaman, tingkat kecemasan, dan tingkat kepuasan terhadap informasi yang berhubungan dengan proses lnformed consent. Metode : Dilakukan penelitian prospektif before and after RCT pada pasien-pasien hernia inguinalis reponibel di bangsal bedah RS DR Sardjito Yogyakarta antara 1Januari - 31Juli 2006. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi adalah 60 pasien dan pasien di bagi menjadi 2 group, yaitu group kontrol dan group pertakuan berupa pemberian informasi tertulis mengenai hernia inguinalis. Tingkat pemahaman tingkat kepuasan terhadap informasi, dan tingkat kecemasan pre operasi diukur dengan kuisioner. Kemudian dilakukan analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil : Rasio pasien Laki-laki : perempuan adalah 29 : 1, rentang umur 23 - 85 tahun. Diagnosis terbanyak HIL dextra (41,7%). Pemberian informasi tertulis mengenai hernia inguinalis pre lnformed consent meningkatkan pemahaman (p<0.05) dan kepuasan terhadap informasi (p<0.05), tetapi tidak mempengaruhi tingkat kecemasan pre operasi (p>0.05). Tingkat pendidikan yang lebih tinggi maka tingkat pemahamannya lebih tinggi secara bermakna (p<0.05). Kesimpulan : Pemberian informasi tertulis pre lnfonned consent meningkatkan pemahaman dan kepuasan tetapi tidak mempengaruhi kecemasan.

Kata Kunci : Hernia Inguinalis Responibel,Informed Consent, level of satisfaction towrd information, level of anxiety pre operation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.