Hubungan faktor risiko komplikasi fistel perianal dengan kejadian rekurensi pada metode Lay Open di RSUP Dr. Sardjito 2000-2005
SANTOSO, Seno Budi, dr. Hendro Wartatmo, SpB-KBD
2006 | Tesis | PPDS I Ilmu BedahLatar belakang : Fistel perianal adalah suatu penyakit yang relatif banyak dijumpai pada praktek bedah yang apabila tidak ditangani dengan baik dapat memberikan hasil terapi yang tidak adekuat dan dapat merusak nama baik seorang ahli bedah. Dimana tingkat rekurensi cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi secara umum penyakit fistel perianal yang dilakukan terapi metode lay open di RSUP Dr Sardjito selama 5 tahun terakhir, mengetahui rekurensi dan faktor risiko yang dapat mempengaruhi rekurensi. Metode Penelitian : Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dengan mengambil data dari catatan medik, wawancara dan kuisioner pada pasien fistel perianal yang dilakukan terapi metode lay open di RSUP Dr Sardjito pada tahun 2000 – 2005. Data yang diambil berupa karakteristik pasien, faktor risiko komplikasi dan kejadian rekurensi. Kemudian dilkukan uji kemaknaan dengan dengan T-test dan Chi Square test. Hasil : Dari 44 kasus yang didapat pada penelitian ini tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara semua faktor risiko komplikasi dengan kejadian rekurensi. Dimana hubungan kemaknaan rekurensi dengan lama keluhan didapatkan p=0,905, lama mondok p=0,075, tipe fistel p= 0,114, penyakit penyerta p=0,488, keteraturan kontrol p=0,100, siapa yang merawat p=0,487 dan lama sembuh p=0,091. Kesimpulan : pada penelitian ini seluruh faktor risiko komplikasi yang diteliti tidak mempengaruhi kejadian rekurensi pada pasien fistel perianal yang dilakukan terapi metode lay open.
Kata Kunci : Fistel Perianal,Metode Lay Open,Rekurensi