Laporkan Masalah

The Physical transformation of housing in urban areas :: A Case study of Harapan Baru settlement, Bekasi Municipality

NUAIMI, Moris, Ir. Bambang Hari Wibisono, MUP.,M.Sc.,Ph.D

2006 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perubahan fisik rumah pada tingkat individu rumah tangga dan tingkat pemukiman sebagai akibat dari perubahan fisik rumah pada tingkat individu. Penelitian juga mencoba mengetengahkan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan fisik rumah dan dampak dari perubahan fisik rumah terhadap kualitas pemukiman. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara dengan responden dalam satu lingkungan RW untuk mengetahui secara mendalam perubahan fisik rumah dan latar belakangnya. Observasi juga dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh pemukiman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat variasi dan intensitas yang berbeda dalam perubahan fisik rumah pada tingkat individu baik secara horizontal maupun vertikal di semua tempat di pemukiman. Pemilik-penghuni rumah akan menghabiskan lahan yang tersisa untuk dijadikan bangunan. Banyak rumah dihancurkan secara total untuk kemudian dibangun rumah yang baru. Perubahan fungsi juga terjadi ketika rumah tidak hanya sebagai tempat tinggal tetapi juga sebagai tempat kegiatan ekonomi. Faktor-faktor yang melatarbelakangi perubahan fisik rumah adalah kebutuhan akan ruang, kenyamanan, membangun rumah sesuai keinginan serta perubahan atau penambahan fungsi rumah karena alasan ekonomi. Dampak perubahan fisik rumah terhadap pemukiman adalah perubahan sosial ekonomi, penurunan kualitas lingkungan dan sarana pasarana serta mendorong kegiatan ekonomi. Untuk mengantisipasi dampak dari adanya perubahan fisik rumah perlu diperkenalkan rumah tumbuh. Peraturan dan kesadaran dalam hal pengelolaan pemukiman yang baik juga perlu untuk ditekankan untuk menjaga kualitas lingkungan.

This research aims to identifying to what extent the physical transformation on individual household level and also on settlement level as a consequence of physical transformation on individual household level. The research also tries to recognizing factors causing the physical transformation and impacts of the physical transformation on the quality of the settlement. The qualitative descriptive is used in this research interviewing with respondents in one RW in order to get information regarding on the physical transformation of housing. Direct site observation was also conducted at the whole settlement. The findings show there was a different variation and intensity on the physical transformation of housing in the individual household level horizontally and vertically. The physical transformation of housing occurred in whole settlement. Owner-occupants tended to occupy their land surrounding their house extensively. In many cases, previous houses were demolished and then the owner-occupant built new houses. There was a functional change of housing where a house functioned from a dwelling into economic activities place. The factors caused the physical transformation of housing were need for space, comfortable, having house as desire and economic reason. The impacts of the physical transformation on the quality of the settlement were socio-economic changing, deterioration on environment and infrastructure quality and economic generation. To anticipate the impacts of the physical transformation it need to introduce growing housing in urban areas. It also needs government regulation and awareness from the owner-occupants to preserve the quality of their settlement.

Kata Kunci : Permukiman,Perubahan Fisik Rumah, physical transformation, housing, settlement


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.