Laporkan Masalah

Kinerja ekspor komoditas perkebunan di Propinsi Jawa Tengah

WIBOWO, Cahyo Widi, Dr.Ir. Dwidjono H.D., MS

2007 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Analisis perkembangan ekspor dan impor suatu Propinsi dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dilakukan sebagai upaya dalam mengevaluasi kinerja dan capaian pembangunan dalam meningkatkan kontribusinya terhadap penerimaan daerah. Dalam menjalankan praktik bisnis Internasional diperlukan pemahaman yang menyeluruh mengenai sistem perdagangan Internasional yang berlaku, pengaruh politik, dan budaya hingga sistem moneter Internasional dalam bisnis lintas negara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat analisis Revealed Comparative Advantage (RCA), Acceleration Ratio (AR) dan Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP) serta Trend, dengan tujuan mengetahui perkembangan ekspor empat komoditas utama perkebunan (kopi, kakao, teh dan tembakau) Propinsi Jawa Tengah serta prospek pengembangannya. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, walaupun keempat komoditas utama perkebunan Jawa Tengah tidak memiliki keunggulan komparatif, namun komoditi kopi dan teh memiliki pangsa pasar yang besar, dan berada pada tahap kemandirian, serta memiliki kenaikan trend ekspornya. Kebijakan mempertahankan dan meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinyuitas produk harus tetap dilakukan.

The export and import development analysis of a province in Indonesia Republic (NKRI) is carried out as initiative to evaluate performance and development achievement on increasing its contribution to the district income. On managing international business practice is needed the whole understanding from a persisting International trade system, political and cultural influence to International monetary system in the state-cross business. This research is carried out using analysis means the Revealed Comparative Advantage (RCA), Acceleration Ratio (AR) and Trade Specialization Index (TSI) and Trend with purpose to find out an export development of four main plantation commodities (coffee, cacao, tea and tobacco) Province of Central Java and prospect of its development. The result shows that, although the four main plantation commodities in the Central Java have not comparative advantage but the coffee and tea commodities have large market segment, and in position of self reliance level, and have increasing its export trend. The policy to maintain and increase quality, quantity and continuity of product must be performed permanently.

Kata Kunci : Ekspor Komoditas Perkebunan,Kinerja,Perdagangan Multilateral, performance, international trade, comparative advantage, market segment, self reliance.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.