Laporkan Masalah

Strategi dan peluang investasi agribisnis di Kabupaten Maluku Tenggara Barat

WATUMLAWAR, James Ronald, Dr.Ir. Djuwari

2007 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (a) menelaah strategi dan peluang investasi agribisnis masa lalu dan saat ini dengan mengetahui sasaran dan hasil yang dicapai berdasarkan adanya perkembangan daerah pada era otonomi daerah, (b) menganalisis tentang faktor-faktor kunci keberhasilan investasi agribisnis untuk dikembangkan dalam menghadapi persaingan dimasa yang akan datang dengan melihat faktor lingkungan internal dan eksternal dalam pengembangan agribisnis, dan (c) memformulasikan alternatif strategi dan peluang investasi agribisnis sesuai dengan prediksi perubahan yang akan terjadi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis lingkungan stratejik (SWOT). Posisi Strategi pemerintah daerah kabupaten Maluku Tenggara Barat dalam mengembangkan peluang investasi agribisnis berada pada kuadran pertama (I) atau tahap pertumbuhan yang agresif sehingga strategi dan peluang investasi agribisnis yang harus dilakukan adalah growth-oriented strategy atau menggunakan strategi SO, yaitu memanfaatkan seluruh kekuatan yang dimiliki untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Pilihan strategis pengembangan investasi agribisnis meliputi: (a) mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang efektif dengan transformasi birokrasi bagi aparat lingkup pemerintah daerah kabupaten Maluku Tenggara Barat, (b) meningkatkan sarana dan prasarana dengan peningkatan kualitas dan kelengkapan sarana dan prasarana secara memadai demi kelancaran investasi agribisnis, (c) mengembangkan komoditas agribisnis yang meliputi: tanaman pangan (padi ladang, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, dan kacang hijau), perkebunan (kelapa, jambu mete, cengkih, pala, kopi dan kakao), kehutanan (kayu meranti, kayu jati, kayu indah, dan kayu rimba.), perikanan (budi daya rumput laut, teripang, dan mutiara serta jenis-kenis ikan seperti ikan kerapu, tuna, cakalang, tenggiri, mamin dan udang), peternakan (sapi potong, kerbau, kambing, babi, kuda dan domba) yang berdaya saing, (d) mengembangkan koordinasi dan kerjasama dengan kabupaten/kota, lembaga pendidikan, lembaga penelitian, LSM, dan dunia usaha baik domestik maupun internasional, (e) penataan pembangunan sub sektor pertanian tanaman pangan, kehutanan, perkebunan, perikanan dan peternakan melalui pendalaman struktur industri agribisnis ke hilir dilakukan dengan mengembangkan industri-industri yang mengolah hasil pertanian primer menjadi produk olahan baik produk antara (intermediate product), produk semiakhir (semi-finished product) dan terutama produk akhir (final product).

Objectives of this research are to (a) review strategy and opportunity of agribusiness investment in the past and today by identifying target and result obtained based on regional development in local autonomy era, (b) analyze key success factors of agribusiness investment to develop in facing future competition by considering internal and external environmental factors in agribusiness development, and (c) formulate strategic alternatives and agribusiness investment opportunities according to prediction of changes. Analysis method used is strategic environmental analysis (SWOT). Strategy of government of West Southeast Maluku regency in developing agribusiness investment opportunity is in first quadrant or in aggressive growth step, so agribusiness investment strategy and opportunity should be done is growth oriented strategy or using SO strategy; that is, it should used all strength to acquire and use opportunity as great as possible. Choice of strategy of agribusiness investment development include (a) effective development of human resource by bureaucrat transformation in local administration of West Southeast Maluku regency, (b) improvement of equipment and infrastructure by improving quality and completeness of equipment and infrastructure for smoothness of agribusiness investment, (c) development of agribusiness commodities including food crop (rice, corn, cassava, sweet potato, peanut, and mung bean), plantation (coconut tree, cashew, clove, nutmeg, coffee, and cacao), forestry (meranti, teak, beautiful wood, and forest tree), fishery (sea weed, sea cucumber, pearl and types of fish such as kerapu, tuna, cakalang, tenggiri, mamin and shrimp), livestock (cow, buffalo, goat, pig, horse and sheep) having competitive advantage, (d) improving coordination and cooperation with regency/municipality, educational institution, research institution, NGO, and business world in domestic and international, and (e) organizing development in subsectors of food crop agriculture, forestry, plantation, fishery and husbandry through exploring structure of agribusiness industry to downstream by developing industries processing primary agriculture product to be processed products such as intermediate product, semi-finished product and final product.

Kata Kunci : Investasi Agribisnis,Strategi dan Peluang, investment, opportunity, policy, strategy


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.