Pengaruh persepsi atas kesiapan perubahan dan komitmen keorganisasian terhadap keengganan untuk berubah
CHRISTIN, Imelda Martha, Dra. Anita Lestari, M.Si
2006 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini dilakukan di PT Pos Indonesia yang sedang melakukan program perubahan keorganisasian. Terdapat dua tujuan utama dalam penelitian ini. Tujuan pertama adalah untuk menganalisis apakah persepsi pimpinan unit kerja akan kesiapan perubahan mempengaruhi tingkat keengganan mereka untuk berubah. Tujuan kedua adalah untuk menganalisis ada atau tidaknya pengaruh komitmen keorganisasian terhadap keengganan untuk berubah. Proses pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metoda stratified random sampling. Data primer dikumpulkan dengan bantuan kuesioner yang didistribusikan kepada 137 responden di area kerja pulau Jawa. Kuesioner ini sudah diujikan dalam tes pendahuluan yang dilakukan di Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung. Pada akhirnya hanya 83 kuesioner yang kembali dan dapat diproses untuk dianalisis lebih lanjut. Hipotesis-hipotesis penelitian ini diuji dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasilnya mengungkapkan bahwa baik persepsi pimpinan unit kerja atas kesiapan perubahan dan komitmen keorganisasian berpengaruh secara signifikan terhadap keengganan mereka untuk berubah. Dalam penelitian ini juga dilakukan uji analisis parsial dengan menggunakan uji signifikansi t. Tujuannya untuk melihat pengaruh setiap aspek yang membentuk variabel persepsi atas kesiapan perubahan dan komitmen keorganisasian terhadap keengganan untuk berubah. Hasil uji ini menemukan bahwa hanya persepsi akan visi dan komitmen afektif yang berpengaruh terhadap keengganan untuk berubah. Selain itu temuantemuan tadi, ditemukan juga fakta bahwa tingkat keengganan pimpinan unit kerja untuk berubah adalah relatif kecil. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya pimpinan unit kerja di PT Pos Indonesia tidak enggan untuk melakukan perubahan. Lambatnya proses perubahan yang terjadi di PT Pos Indonesia lebih disebabkan karena variabel lain di luar model penelitian ini.
This study was conducted at PT Pos Indonesia, which has been implementing organizational change. There were two research objectives in this study. First objective was to analize whether the line managers’ perception of readiness for change influenced their resistance to change and the second objective was to investigate whether line managers’ organizational commitment influenced their resistance to change. The sampling was conducted using stratified random sampling method. Primary data was collected by using questionnaires distributed to 137 respondents working in Java. Prior to the distribution, the questionnaire had undergone prelimenary study at PT Pos Indonesia headquarters in Bandung. Finally, only 83 questionnaires were returned and valid for further analysis. Hyphothesis in this study were tested using a simple regression analysis, which showed that both the line managers' perception on readiness for change and their organizational commitment significantly influenced their resistance to change. The partial analysis was conducted in this study using t test. The purpose was to observe the influence of all aspects forming the perception of readiness for change variable and the variable of organizational commitment on resistance to change. The result showed that only the perception of the change vision and affective commitment contributed to the resistance to change. In addition, this study also found that the line managers’ resistance to change was relatively low. Therefore, it can be concluded that basically the line managers in PT Pos Indonesia were not resisting change. The slow progression of change in PT Pos Indonesia could be caused by other variables not included in this study.
Kata Kunci : Komitmen Organisasi,Persepsi,Keinginan Berubah, perception of readiness for change, organizational commitment, resistance to change