Laporkan Masalah

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi rentabilitas modal sendiri perusahaan publik industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta

PAEMBONAN, Yohana, Dr. R. Agus Sartono, MBA

2006 | Tesis | Magister Manajemen

Pengalaman merupakan guru yang terbaik, karena kita dapat mengambil hal itu guna menghadapi masa depan. Sekarang ini pemerintah berupaya mengatasi situasi yang menghambat perekonomian dengan mengambil beberapa kebijakan yang dianggap perlu untuk membawa situasi ke arah yang lebih baik. Sebagai negara berkembang, Indonesia memiliki prospek investasi yang baik. Oleh karena itu, Pemerintah berupaya untuk meningkatkan invetasi dengan membentuk lembaga pendanaan di luar Bank yaitu Pasar Modal dimana ditempat inilah akan diperdagangkan efek berharga seperti saham, yang disebut Bursa Efek. Bursa Efek di Indonesia ada 2 yaitu: Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Studi ini bertujuan untuk mempelajari: variabel independen (rentabilitas ekonomi, rasio utang, perputaran aktiva, tingkat suku bunga, tingkat inflasi dan nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar) yang secara serentak mempengaruhi variabel dependen yaitu rentabilitas modal sendiri, adanya tidaknya pengaruh yang signifikan dari setiap variabel independen secara individual terhadap variabel dependennya dan meneliti seberapa besar pengaruh yang ditunjukkan oleh setiap variabel independen terhadap variabel dependennya dengan menggunakan model regresi. Penelitian dilakukan di Bursa Efek Jakarta, dengan mengambil industri manufaktur sebagai data yang akan dianalisis. Sebanyak 147 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta hingga pada tahun 2004. Namun penelitian dibatasi sehingga terkumpul 98 perusahaan pada industri manufaktur yang akan dijadikan sampel. Analisis data menggunakan metode statistik OLS (Ordinary Least Square) dengan multiple regression yang didasarkan pada penggabungan data antara cross section dan time series dan juga dilakukan pengujian statistik variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil dari regresi berganda adalah variabel yang signifikan mempengaruhi rentabilitas modal sendiri secara individual adalah rentabilitas ekonomi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa rentabilitas ekonomi, rasio utang, perputaran aktiva, tingkat bunga, tingkat inflasi dan nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar secara serentak mempengaruhi rentabilitas modal sendiri.

Experience is the best teacher; we can take the best lesson out of it to deal with the future. At this moment government takes the best necessary effort to overcome impede situation to better economic situation. As developing countries Indonesia has a good investment prospect. Therefore government try to increase investment by establishing Capital Market as non-bank funding institution, in where valuable stocks, such as shares, shall be traded, which we call stock exchange. There are 2 (two) stock exchanges in Indonesia, they are Jakarta Stock Exchange (JSE/BEJ) and Surabaya Stock Exchange (SSE/BES). This study intend to learn about: independent variable (economic remunerativeness, debt ratio, asset rotation, interest rate, inflation level, and US Dollar exchange to Rupiah) which collectively influencing dependent variable, they are internal share remunerativeness, whether there are significant effect from every independent variable individually to dependent variable and examine how big is influence showed by each independent variable to dependent variable using regression model. Research was conducted in BEJ by taking companies from manufacturing industry as data analyzing. 147 companies registered at BEJ period 2001-2004. However, the research was limited to 98 companies of manufacturing industries as sample. Data analyzing using OLS (Ordinary Least Square) statistics method with multiple regression based on data merging between cross section and time series, and also implemented on statistics test on independent variable and dependent variable. Result form double regression of significant variable effected internal share remunerativeness individually is economic remunerativeness. Research also showing that economic remunerativeness, debt ratio, asset rotation, interest rate, inflation level, and Rupiah exchange to US Dollar, collectively effected internal share remunerativeness.

Kata Kunci : Manajemen Keuangan,Rentabilitas Modal Sendiri, internal share remunerativeness, economic remunerativeness, debt ratio, asset rotation, capital market, multiple regression


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.