Evaluasi kinerja dan analisis strategi manajemen rantai pasokan dengan menggunakan Supply Chain Operations Reference :: Studi kasus PT Gunung Madu Plantations
YUSENDRA, Muhamad Ariza Eka, Dr.Ir. Adi Djoko Guritno, MSIE
2006 | Tesis | Magister ManajemenManajemen rantai pasokan akan memberikan keuntungan strategis bagi perusahaan berupa kepemimpinan biaya, inovasi, kualitas dan service. Untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan strategis tersebut, perusahaan harus dapat mengukur dan mengevaluasi kinerja rantai pasokannya yang berfungsi untuk mengenali berbagai permasalahan, usaha peningkatan kinerja dan pemanfaatan peluang-peluang. Model Supply Chain Operation Reference (SCOR) menyediakan berbagai macam atribut kinerja rantai pasokan yang dapat dikustomisasi oleh perusahaan sesuai dengan tujuan strategisnya. Penelitian ini mengambil studi kasus dari PT. Gunung Madu Plantations (PT. GMP) dalam menentukan pengukuran, melakukan evaluasi dan mengadakan analisis strategi untuk peningkatan rantai pasokan menggunakan metrik level 1 SCOR. Hasil dari penelitian adalah, atribut metrik level 1 SCOR yang relevan dengan tujuan strategis PT. GMP untuk menjadi produsen gula yang efisien di ASEAN adalah supply chain costs dan supply chain asset management efficiency. Kinerja rantai pasokan PT. GMP yang berkaitan dengan biaya rantai pasokan, pada tahun 2005 lebih bagus daripada 2004. Sedangkan untuk kinerja rantai pasokan PT. GMP yang berkaitan dengan pemanfaatan aset, pada tahun 2005 mengalami penurunan daripada tahun 2004. Usaha peningkatan kinerja rantai pasokan PT. GMP dapat melalui beberapa usaha strategis, yaitu pendesainan organisasi lintas fungsional, implementasi sistem teknologi informasi terintegrasi dan penggunaan activity based costing.
Supply chain management will give companies strategic advantages of cost leadership, innovations, quality, and service. To achieve these, the companies should be able to measure and evaluate the supply chain performance in order to recognize any problem, any effort to improve performance, and any solving to opportunities. Supply Chain Operation Reference (SCOR) model provides various supply chain performance attributes that can be customized by the companies in relation with their strategic objectives. The research took PT. Gunung Madu Plantations (PT. GMP) as a case study in terms of its measurement determination, evaluation and strategy analysis to improve its supply chain performance using SCOR’s metric level 1. The results has showed that supply chain costs and supply chain asset management efficiency are the relevant SCOR’s metric level 1 to the PT. Gunung Madu Plantations’s strategic objectives. It has also showed that PT. GMP’s supply chain performance in 2005 was better than in 2004, related to the supply chain costs. However, in respect to the assets utilization, these performances had showed contrastive views. Strategic efforts to improve supply chain performance advisable to PT. GMP are designing cross-functional organizations, implementing integrated information technology system, and applying activity based costing.
Kata Kunci : Manajemen Rantai Pasokan, Evaluasi Kinerja Rantai Pasokan, Supply Chain Operations Reference, Metrik Level 1 SCOR, Supply Chain Management, Supply Chain Performance Evaluation, SCOR’s Metric Level 1