Perencanaan strategi PT Masulaagung Garbhamas
IMTIKHAN, Ivan, Dr. Bambang Riyanto LS., MBA
2006 | Tesis | Magister ManajemenPersaingan industri gas di Indonesia selama ini masih terkesan dimonopoli oleh Pertamina. Namun pada kenyataannya, perdagangan bebas memungkinkan siapapun ikut bersaing dalam industri gas di tanah air. Pertamina bukan lagi pemegang seluruh industri gas di Indonesia. Memang produksi gas itu dikuasai penuh oleh pertamina, namun perusahaan swasta asing maupun lokal dapat menjalankan bisnis di bidang pendistribusian gas di Indonesia. Industri gas yang cukup menarik di Indonesia adalah Liquified Natural Gas atau elpiji. Elpiji adalah bahan bakar yang dapat dipakai untuk keperluan pembakaran, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk industri. Tata niaga elpiji dimulai dari pabrik elpiji, pengisian elpiji hingga dealer elpiji. PT Masulaagung Garbhamas merupakan perusahaan yang turut berperanserta dalam tata niaga elpiji yaitu sebagai pabrik pengisian elpji yang berkedudukan di Lampung. Penelitian dilakukan dengan mengganalisis lingkungan eksternal dan internal perusahaan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perusahaan sebaiknya menggunakan strategi harga rendah sehingga dapat memperoleh keuntungan optimal. Perusahaan dituntut untuk beroperasi efisien sehingga memungkinkan untuk menyediakan jasa transporter yang bertujuan menghindari kenaikan harga sepihak yang berlebihan oleh dealer.
Indonesian’s gas industry always identified as an industry that monopolized by Pertamina. In fact, free trade makes everyone compete in this industry. Nowadays, Permaina is not the only one party who held every level of Indonesian’s gas industry. Although Pertamina still the biggest party in the industry, but local company or abroad company could have a business in the gas distribution in Indonesia One product of gas industry in Indonesia that interested many investors is Liquid Petroleum Gas (LPG). LPG is one of alternative energy for fuel in residential, commercial and industrial use. The LPG distribution begins from the gas factory, LPG filling to LPG dealers. PT Masulaagung Garbhamas as a company which is participated in LPG distribution. This company as a mini LPG filling plant has responsibility to full fill LPG needs in the province of Lampung. Company’s business has strong conjunction with external and internal factors. Recomendation from research suggested company to maintain low cost strategy to obtain optimum profit. Company must be have efficient opperating, then expected to provide transporter service in order to avoid untolerable price from dealers.
Kata Kunci : Strategi Perusahaan,Perencanaan, Porter’s Five Forces, Driving Forces, Strategic Group Map, Key Succes Factors