Laporkan Masalah

Analisis perilaku Abnormal Return dan likuiditas saham yang diukur dengan besarnya Bid-Ask Spread pada saham-saham Stock Split di Bursa Efek Jakarta

YUSTISIA, Alifa, Prof.Dr. Sukmawati, MM

2006 | Tesis | Magister Manajemen

Stock split merupakan suatu corporate action yang tidak bersifat ekonomis, tetapi menimbulkan reaksi yang berbeda-beda di pasar modal. Beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil yang berbeda -beda. Corporate action yang mengandung informasi biasanya akan direspon oleh pasar sebelum pengumuman, sehingga akan menimbulkan abnormal return bagi investor berinformasi. Sedangkan pengukuran tingkat likuiditas biasanya didasarkan pada volume perdagangan dan bid -ask spread. Penelitian ini mereplikasi dua penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Marwan Asri dan Sri Fatmawati (1999); Sukardi (2003). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku abnormal return dan likuiditas dilihat dari bid-ask spread nya pada saham-saham stock split pada periode Januari 2002 sampai Januari 2006. Penelitian ini dilakukan dengan menghitung return harian saham untuk mendapatkan abnormal return dan menghitung persentase bid-ask spread saham untuk melihat tingkat likuiditasnya. Uji statistik yang digunakan adalah one sample t-test untuk melihat perilaku abnormal returnnya , sedangkan paired sample t-test untuk melihat adanya perubahan sebelum dan sesudah stock split. Kedua uji stastistik tersebut digunakan untuk menguji tingkat signifikansi sample. Hasil pengujian secara statistik menunjukkan bahwa tidak ada abnormal return di sekitar hari-hari stock split, tetapi pada pengujian bid-ask spread menunjukkan adanya perubahan spread setelah split yang lebih kecil dibanding sebelum split. Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa stock split merupakan corporate action yang hanya bersifat “kosmetik” saja. Investor merespon adanya stock split bukan karena pengumuman stock split, tetapi karena ekspektasi investor akan adanya peningkatan kinerja dan earning emiten di masa depan.

Stock split is one of the uneconomically type of corporate action. None less it could make many reactions in capital market. Some researches that already done shown different kind of result. Corporate action which consists of information normally will be responded by market before announcement. So it will emerge abnormal return for informed investor, while the measurement of liquidity usually base on trading volume and bid-ask spread. This research replicates previously two researches that have been done by Marwan Asri and Sri Fatmawati (1999); Sukardi (2003). The purpose of this research is to identify the behavior of abnormal return and liquidity based on bid-ask spread of stock split stocks from January 2002 until January 2006. This research calculates daily stock return to get abnormal return and compute percentage of bid-ask spread’s stock to identify the liquidity level. One sample t-test applied to identify the abnormal return behavior, while paired sample t-test to identified changes before and after stock split. Both of this statistic tests applied to assess the significance level of sample. The result statistically shows that there is no abnormal return in the surrounding days of stock split but in bid -ask spread test shows there is difference before and after stock split. The conclusion of this research shows the stock split as corporate action is only for “cosmetic” purpose. The investor respond to stock split is not because of the stock split announcement but the investor expectation for performance and earning progress in the future.

Kata Kunci : Abnormal Return,Likuiditas Saham,Bid Ask Spread, abnormal return, spread, stock split


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.