Laporkan Masalah

Analisis standar belanja sebagai alternatif penilaian kewajaran pengeluaran pemerintah di Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Sumbawa :: Studi kasus pada Sub-Dinas TK/SD

TRISNADI, Riki, Wahyu Widayat, M.Ec

2007 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besarnya biaya rata-rata, analisis standar belanja dan kebutuhan anggaran belanja sebagai salah satu acuan dalam menilai kewajaran biaya dari suatu kegiatan, yang terdapat pada masingmasing seksi koordinasi di Sub-Dinas TK/SD Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Sumbawa tahun 2006. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber pada Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Sumbawa, Bagian Keuangan dan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa. Data primer berupa wawancara mendalam dengan pejabat terkait serta tim asistensi anggaran. Metode analisis menggunakan metode analisis kualitatifrasionalistik, metode pemaparan dilakukan dengan metode deskriptif analitis. Metode penelitian dilakukan dengan dua pendekatan yaitu penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya kebutuhan anggaran berdasarkan pengembangan analisis standar belanja dari empat belas jenis kegiatan, dengan pencapaian target kinerja yang berbeda-beda pada Sub-Dinas TK/SD Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Sumbawa tahun anggaran 2006 adalah sebesar Rp12.214.807.593,50. Bila dibandingkan dengan alokasi anggaran berdasarkan DASK tahun anggaran 2006, yakni sebesar Rp12.287.418.616,83. dengan demikian maka terjadi overfinancing sebesar Rp72.611.023,33. atau sebesar 0,59%. Kondisi ini lebih diakibatkan oleh karena adanya ketidakwajaran pengalokasian anggaran biaya pada rincian belanja dari beberapa kegiatan di setiap seksi koordinasi. Rincian belanja dimaksud adalah honorarium/upah, biaya bahan/material, biaya cetak dan penggandaan, biaya makan dan minum, biaya pemeliharaan gedung dan rincian belanja biaya perjalanan dinas. Seluruh rincian belanja tersebut ditemukan adanya inefisiensi alokasi anggaran, penetapan volume beban kerja yang tidak efektif, dan bahkan alokasi anggaran cenderung overlapping serta adanya alokasi anggaran yang tidak sesuai dengan penetapan standar harga satuan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sumbawa nomor 1749 tahun 2006.

The research aim is to count the level of average-cost, analysis standard expense and budget requirement as one reference in assessing expense from an activity are fairly presented, found on each section in Sub-Agency TK / SD of The Official Education of National Sumbawa regency year 2006. Secondary data which used in this research are coming from The Official Education, Agency of Finance and Secretariat District of Law in Sumbawa regency. Primary data is taken in the form of circumstantial interview with related functionary and also team of budget assistances. Analysis methods are using qualitative-rationalistic, and the presentation with analytical descriptive methods. Research methods conducted by two approaches are bibliography research and field research. The result indicate that the level of requirement of budget pursuant to development of analysis standard expense from fourteen activity type, with attainment of performance goals which different each other at Sub-Agency TK / SD of The Official Education National of Sumbawa region budget year 2006 is equal to Rp12.214.807.593,50. If compared to budget allocation pursuant to DASK budget year 2006, namely equal to Rp12.287.418.616,83. There by hence happened over financing equal to Rp72.611.023,33 or equal to 0,59%. This condition caused by unnatural budget allocation expense detailed from some activities in every each coordination section. Detail of such expenses are Honorarium/fee, material expense, printing and duplication expense, food and beverage expense, building maintenance expense and detail of tour duty expense. All the expense detail found the existence of budget allocation inefficiency, stipulating of work load volume which do not effective, and even budget allocation tend to overlapping and also there is existence of budget allocation which disagree with stipulating of unit price standard pursuant to Regent decree of Sumbawa number 1749 year 2006.

Kata Kunci : Keuangan Daerah,Standar Belanja,Kewajaran, Analysis standard expense, regent decree of Sumbawa number 1749 year 2006.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.