Pengaruh Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) terhadap peningkatan pendapatan masyarakat di Kabupaten Cirebon :: Studi kasus di Desa Jungjang Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon, 2003-2005
MALIK, Jamaludin, Wihana Kirana Jaya, M.Soc.Sc
2007 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat. Penelitian ini menganalisis perkembangan tingkat pendapatan tiap kepala keluarga (KK) setelah adanya program P2KP dan ketepatan sasaran penyaluran dana P2KP Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dan penyebaran kuesioner pada anggota Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan pengurus Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM). Data sekunder didapat pada kantor-kantor instansi pemerintah terkait dan laporan BKM Makmur Sejahtera. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Jungjang Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon dari tahun 2003-2005. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa P2KP mampu meningkatkan pendapatan masyarakat peserta program secara signifikan, hal ini bisa dilihat dari hasil regresi linier metode kuadrat terkecil dengan menggunakan Program Eviews 3.0, hasilnya yaitu program P2KP dalam bentuk bantuan langsung masyarakat (BLM) secara signifikan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, hal ini juga didukung dengan hasil kuisioner kepada 70 responden peserta P2KP, hasil kuisionernya yaitu pendapatan meningkat sebesar 5,10% untuk para pedagang dan 5,4% untuk usaha jasa. Mengenai ketepatan penyaluran dana P2KP, berdasarkan kuisioner kepada 70 responden peserta P2KP atau 308 jiwa, 64 responden atau 91% menyatakan bahwa P2KP telah memenuhi sasaran yaitu masyarakat miskin. Faktor - faktor keberhasilan program P2KP ditentukan oleh pertama, tingkat keuletan dan ketekunan serta motivasi peserta program yang tinggi, kedua, sosialisasi program yang rutin, kelembagaan yang jelas, prosedur pinjaman yang mudah, dan pencairan dana yang cepat. Faktor - faktor yang menjadi kendala P2KP adalah birokrasi yang rumit, dana yang terbatas dan pemahaman mengenai program yang masih kurang.
This Research aims to discover performance of The Urban Poverty Tackling Project (P2KP) to increase the income per family for real. This research analyZe the income development level per family after existence of P2KP and accuracy of the P2KP fund distribution target. This research use descriptive quantitative and descriptive qualitative method with primary and secondary data. The primary data is obtained by using direct interview and distribution of quetionnaires towards the community, who are member of community self development group (KSM) and the board of community self development group (BKM). The secundary data is obtained by observing the data from the government agency office that related to the matter and the board of community self development group (BKM) report. The research location is selected in Jungjang village, sub-district Arjawinangun in City of Cirebon from 2003-2005. The findings of the research show that P2KP is able to increase the income per family for significant, this can be seen from result of linear regresi (ordinary least square) method by using Program of Eviews 3.0, its result that is program of P2KP in the form of direct aid of society (BLM) by significant able to increase the income per family forreal, this matter also supported with result of quetioner to 70 respondent participant of P2KP, its result that is earnings mount equal to 5.10% to all merchant and 5.4% to the effort service. That accuracy of the P2KP fund distribution target, pursuant to quetioner to 70 respondent participant of P2KP or 308 per family, 64 respondent or 91% please express that P2KP have fulfilled target that is impecunious society. Many factor efficacy of program of P2KP determined by is first, resilient level and assidinity and also motivate participant of high program, both, routine program socialization, clear institute, easy loan procedure, and liquefaction of fund which quickly. Many factor becoming constraint of P2KP is complicated bureaucracy, limited fund and understanding of hitting program which still less.
Kata Kunci : Pendapatan Masyarakat,Program Penanggulangan Kemiskinan,P2KP