Penerapan manajemen aset bagi aset operasional dan non operasional pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan
MAHARATI, Suma Wara, Wihana Kirana Jaya, M.Soc.Sc
2007 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan manajemen aset terhadap aset operasional dan non operasional di Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan a Kepmendagri Nomor 152 Tahun 2004 tentang pengelolaan Barang Daerah dan hubungan 4 variabel bebas yaitu inventarisasi aset, legal aspek, penilaian aset, optimalisasi aset terhadap kinerja penilaian aset belum diterapkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hasil manajemen aset. saat diberlakukanny manajemen aset. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 33 responden. Variabel yang digunakan adalah inventarisasi aset, legal aspek, penilaian aset, optimalisasi aset dan performance manajemen aset. Semua variabel diukur dengan menggunakan 5 skor skala likert. Pendekatan yang digunakan untuk mengetahui hubungan variabel bebas diukur dengan menggunakan korelasi spearman rho. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan manajemen aset belum sepenuhnya diterapkan, laporan inventarisasi aset operasional dan non operasional tidak tepat dan akurat, banyak aset yang belum memiliki legal aset, dan untuk analisis korelasi spearman rho terbukti bahwa ada hubungan antara legal aspek dengan performance manajemen aset untuk aset operasional sebesar 35,3% dengan tingkat signifikansi sebesar 0,044 pada α = 0,05 dan untuk aset non operasional diketahui ada hubungan yang erat antara inventarisasi aset dengan performance manajemen aset sebesar 60,2% dengan tingkat signifikansi 0,000 pada α = 0,01.
This research objective to analysis the application of asset management for operational asset and non operasional of Local Government in South Kalimantan when decision Kepmendagri Number 152 2004th and to analysis 4 variabel independent inventarisation, legal, valuation, optimalization with performance asset management. Also the research applied purposive sampling method total 33 responder. There were 5 variables: inventarisation, legal, valuation, optimalization and performance asset management. All dependent variables were measured on five point Likert Scale. The approach is Spearman Rank correlation. The research output showed the application of asset management not yet application, inventarisation report, not exact and accurate to operational asset and non operasional, many asset not have asset legal, and asset valuation not yet application agree with arrangement. The research output showed spearman rank correlation represented strong relationship performance asset management between among asset legal 35,3%, significant 0,044 at a = 0,05 for operational asset and represented strong relationship performance asset management between among inventarisation 60,2%, significant 0,000 at a = 0,01.
Kata Kunci : inventarisasi, legal aspek, penilaian dan optimalisasi, kinerja manajemen aset, inventarisation, identification, legal, valuation, optimalization and performance asset management