Aplikasi pendekatan penilaian properti sebagai estimasi nilai sewa aset daerah (Tanah dan Bangunan) di Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat, tahun 2006 :: Studi kasus Aset Daerah pada UPTD dan BP Pasar
HARTO, Wihana Kirana Jaya, M.Soc.Sc
2006 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menentukan besarnya nilai aset daerah (tanah dan bangunan) milik Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang, mengestimasi nilai sewa aset daerah sesuai nilai pasar dan potensi aset daerah dalam memberikan kontribusi bagi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perbandingan data pasar, pendekatan biaya, estimasi nilai sewa dan statistik deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil survei dan wawancara dengan camat dan notaris pembuat akta tanah, yaitu untuk mengetahui data transaksi jual beli tanah yang terjadi pada tahun 2006. Data sekunder diperoleh dari dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang. Berdasarkan analisis teori pendekatan perbandingan data pasar dan pendekatan biaya didapat hasil bahwa nilai aset daerah (tanah dan bangunan) milik Pemerintah Kabupaten Ketapang sebesar Rp8.264.798.525 terdiri dari nilai tanah sebesar Rp5.493.264.862 nilai bangunan sebesar Rp2.771.533.663, nilai tersebut didasarkan atas nilai wajar sesuai dengan kondisi pasar wajar dan estimasi nilai sewa aset (tanah dan bangunan) sebesar Rp588.179.982 dan besarnya kontribusi nilai sewa aset (tanah dan bangunan) terhadap total penerimaan pendapatan asli daerah pada tahun 2005 adalah sebesar 5,51%.
This research aim to determine the value level of Local Government Asset (land and building) ownered by Government of Ketapang Regency, estimating rent value level according to market value, and potency of Local Government Asset in giving contribution for local government reveneu (PAD). Analysis method that used in this research were ; sales comparison approach, cost approach, estimate the rent value and descriptif statistic. The data used in this research were primary and secondary data. Primery data processed was oftained from survey result and interview with the sub-regency chief (Camat) and notary of land certificate (PPAT), namelly to know the transaction of land seller purchase in 2006. The secondary data obtained from duty area and section in Local Government of Ketapang Regency. Based on approaching of analysis theory sales comparison, the value of land and building asset ownered by Government of Ketapang Regency is Rp8,264,798,525 consist of land value Rp5,493,264,862 and building value Rp2,771,533,663, with annual rent value asset (land and building) is Rp588,179,982 based estimation the descend with market condition, and as big as contribution of land asset value, and building, to the total income of region year 2005 is worth 5.51%.
Kata Kunci : Aset Daerah,Penilaian,Nilai Pasar,Nilai Sewa,asset assessment, market value, rent value