Laporkan Masalah

Pengaruh pengeluaran pemerintah dan investasi swasta terhadap kesempatan kerja di Provinsi Sumatera tara, 1993-2005

SAMOSIR, Fernando, A. Budi Purnomo Br., MA

2006 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengeluaran pembangunan pemerintah daerah sektor transportasi dan investasi swasta terhadap kesempatan kerja di Provinsi Sumatera Utara tahun 1993-2005, baik dalam jangka pendek maupun dalan jangka panjang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder runtun waktu yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Utara, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Bank Indonesia. Data tersebut meliputi data kesempatan kerja yang ada di Provinsi Sumatera Utara tahun 1993-2005, data pengeluaran pembangunan pemerintah daerah sektor transportasi, dan data investasi swasta yang disetujui oleh pemerintah berupa penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA). Dalam penelitian ini alat analisis yang digunakan adalah model linier dinamik tanpa uji stasioneritas data, dalam hal ini model penyesuaian parsial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengeluaran pembangunan pemerintah daerah sektor transportasi dan investasi swasta berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kesempatan kerja di Provinsi Sumatera Utara tahun 1993-2005. Variabel pengeluaran pembangunan pemerintah daerah sektor transportasi dan investasi swasta memiliki koefisien parameter jangka pendek masing-masing sebesar 11,14436 dan 0,027151, yang berarti bahwa akan terjadi kenaikan kesempatan kerja sebesar 11 orang bila terjadi kenaikan pengeluaran pembangunan pemerintah daerah sektor transportasi sebesar satu juta rupiah, dan terjadi kenaikan kesempatan kerja sebesar 2 orang jika terjadi kenaikan investasi swasta sebesar seratus juta rupiah. Untuk jangka panjang variabel pengeluaran pembangunan pemerintah daerah sektor transportasi dan investasi swasta memiliki koefisien parameter masing-masing sebesar 33,01671 dan 0,080439, yang berarti bahwa akan terjadi kanaikan kesempatan kerja sebesar 33 orang bila terjadi kenaikan pengeluaran pembangunan pemerintah daerah sektor transportasi sebesar satu juta rupiah, dan terjadi kenaikan kesempatan kerja sebesar 8 orang jika terjadi kenaikan investasi swasta sebesar seratus juta rupiah.

The aim this study is to the influence of local government development expenditure on transportation sector and private investment toward employment on North Sumatera Province in 1993-2005, both in short and long term. Data that used in this study was chronologic secondary data acquired from Nort Sumatera Province Statistics Central Corporation, Labour and Transmigration Departement Local Development Panning Corporation and Bank Indonesia. Those data consist of employment in Nort Sumatera data in 1993-2005, local government development expenditure in transportation sector data, private investment data that have been approved by government in form of PMDN and Foreign Direct Investment (FDI). In this study the analysis tools was dynamic linear without data stationery assessment model, in this case partial adjustment model. The result of the study shows that local government development expenditure on transportation sector and private investment did gave positive and significant toward employment in Nort Sumatera Province in 1993-2005. Local government development expenditure on transportation sector and private investment variables had short term parameter coefficient for 11.14436 and 0.027151, that mean that there will be 11 people employment escalation if local government development expenditure in transportation sector increase for one million rupiah, and there will be 2 people employment escalation if private investment increase for one hundred million rupiah. For long term, local government expenditure on transportation sector and private investment variables had parameter coefficient 33.01671 and 0.080439, which that there will be employment escalation for 33 people if local government development expenditure on transportation sector increase one million rupiah, and there will be employment escalation for 8 people if private investment increase for one hundred million rupiah.

Kata Kunci : Investasi Swasta,Pengeluaran Pemerintah,Kesempatan Kerja, Employment, local government development expenditure on transportation sector, private investment


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.