Optimalisasi aset tetap non operasional Pemerintah Kabupaten Kupang dengan analisis Highest and Best Use :: STudi kasus Lahan kompleks Kantor Bupati Kupang
PIAN, Lagabus, Lincolin Arsyad, Ph.D
2006 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanTujuan Penelitian ini adalah menentukan alternatif penggunaan tertinggi dan terbaik dari lahan Kompleks Kantor Bupati Kupang dengan analisis highest and best use dalam rangka optimalisasi aset tetap non operasional pemerintah daerah. Penelitian ini penting karena berkaitan dengan upaya meningkatkan penerimaan daerah melalui pengelolaan aset yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dalam penelitian ini, data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer meliputi data pendapatan, sewa dan pengeluaran untuk setiap alternatif penggunaan, diperoleh dari hasil wawancara, sedangkan data fisik yang meliputi ukuran, bentuk tapak, topografi, utilitas dan lain-lain diperoleh melalui observasi langsung. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan instansiinstansi pemerintah Kabupaten Kupang dan Kota Kupang. Dari hasil analisis diperoleh dua usulan penggunaan lahan yang layak dan memungkinkan yaitu penggunaan ruko dan pusat perbelanjaan. Berdasarkan indikator kelayakan keuangan dengan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Pay Back Period (PBP), Rate Return on Investment (ROI), dan Benefit Cost Ratio (BCR), maka penggunaan ruko diindikasikan lebih baik dibandingkan pusat perbelanjaan. Selanjutnya dilakukan analisis manfaat optimalisasi aset dan hasilnya menunjukkan bahwa alternatif penggunaan ruko mampu meningkatkan nilai tanah lebih tinggi dari alternatif penggunaan pusat perbelanjaan.
The objective of this research is to determine the highest and best usage of Kupang government’s land by highest and best use analysis in order to asset optimlaisasi. This research is important because related with Kupang government effort to increase regional income through management of asset that has high economic value. Data that use in this research consist of primary and secondary data. The primary data include data of income, rent, expenditure of each alternative usage were obtained by interview, while physical data including size, site’s form, topography, utility and others obtained through direct observation. Secondary data were obtained from Statistical Center Board (BPS) and govermental institutions of regional and city of Kupang, Result of analysis got two proposal of site usage that feasible and enable, that’re ruko and shopping center. Based on financially feasible indicators including Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Pay Back Period (PBP), Rate of Return on Investment (ROI), and Benefit Cost Ratio (BCR), site usage for ruko better than shopping center. Analysis of optimalisasi asset shows that ruko alternative able to improve the higher land value than shopping centre alternative.
Kata Kunci : Manajemen Aset,Pengelolaan,Highest and Best Use, Optimalisasi, Local government