Laporkan Masalah

Studi implementasi Program Telecenter :: Studi kasus implementasi Program Telecenter di Desa Pabelan Kecamatan Mungkid Jawa Tengah

TAMPUBOLON, Rooslina, Prof.Dr. Miftah Thoha

2006 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Berbagai usaha telah dilakukan oleh pemerintah untuk pemberantasan kemiskinan. Salah satunya meningkatkan akses masyarakat miskin akan informasi dan komunikasi yang akan berguna bagi mereka untuk menerima informasi pasar tentang hasil-hasil produknya. Dengan demikian secara tidak langsung akan meningkatkan pendapatan masyarakat miskin. Program telecenter di Desa Pabelan bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat miskin dengan menggunakan perangkat IT (internet) sebagai media bagi mereka untuk berkomunikasi dengan dunia luar untuk media informasi produksi dan pasar produk desa. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) untuk mengetahui tingkat pencapaian tujuan program telecenter; (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian program telecenter. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui studi lapangan, wawancara, sedangkan data sekunder berasal dari data laporan dari berbagai instansi yang berhubungan dengan masalah penelitian. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa; dalam implementasi program memang telah menjadikan masyarakat Pabelan mengenal IT dan internet, namun belum secara langsung mampu meningkatkan pendapatannya karena membutuhkan jangka waktu yang lebih lama. Sedangkan faktor yang berpengaruh terhadap implementasi program adalah (1) Komunikasi antara masyarakat dengan pengelola program telecenter secara langsung; (2) Sikap masyarakat sangat mendukung keberadaan telecenter karena mereka sangat membutuhkan telecenter ini dan dirasakannya sangat bermanfaat sehingga masyarakat sangat berminat dengan program telecenter; (3) lingkungan Sosial Ekonomi. Masyarakat Desa Pabelan yang berekonomi rendah merasa sangat memerlukan program - program pemberdayaan dan rata pendidikan juga rendah telah menyulitkan mereka untuk memanfaatkan fasilitas telecenter.

There are many that government have done for poor programme. One of them is to increas poor people acces for information and communication. The acces will benefit for poor people to collect information to market their product, that effort will increase their income. Telecenter project in Pabelan village is aim to empower poor people by using technology IT as a communication medium for product and market information. This research aim to; (1) to know implementation target due to reach telecenter project aim; (2) to know same factor that influence programme implementation. Data used in this research are primary data and secondary data. Primary data is collected by field study. Secondary data is collected by same report from any institutions. The research result are; (1) implementation target of telecenter are done according to Bappenas regulation. Programme implementation has increase community income. Same factors influence implementation process are; (1) direct communication between management and community; (2) community preseption are support telecenter; (3) social economic status of people are support for programme implementation.

Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat,Kebijakan Publik,Kemiskinan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.