Kajian eksperimental perilaku pelat komposit beton kayu Bangkirai dengan sambungan geser pasak baja dan multipleks
NUMBERI, Wisye Yosina, Dr.-Ing.Ir. Andreas Triwiyono
2006 | Tesis | S2 Teknik SipilDalam Perkembangan dinamika pembangunan yang sangat cepat dan berkelanjutan, kebutuhan bahan bangunan untuk pemukiman semakin bertambah dan itu merupakan suatu hambatan, maka perlu dilakukan pengadaan komponen lantai yang bisa dapat dijangkau. Sruktur gabungan antara kayu bangkirai dengan beton serta multipleks sebagai penambah perkuatan diperkenalkan kepada masyarakat sebagai komponen sruktur lantai menjadi satu kesatuan dengan penghubung geser yang dikenal sebagai lantai komposit, yang terbuat dari pasak baja Pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap sifat fisik dan makanik kayu bangkirai dan uji kekuatan lentur untuk multipleks, agar dapat diketahui kelas kayu yang akan digunakan. Kemudian dilakukan pengujian terhadap kuat tarik baja sebagai penghubung geser pada kayu bangkirai – beton dan multipleks sehingga daya dukung dari pasak baja tersebut dapat diketahui, pasak baja yang digunakan yaitu diameter 10 mm, diameter 12 mm, dan diameter 16 mm dan panjangnya masing – masing diameter yaitu 2000 mm. Pengujian kekuatan ketiga jenis pasak baja tersebut dilakuk an terhadap kayu bangkirai dangan beton serta multi tripleks dibagian tengah, Satu benda uji geser digunakan 2 buah pasak baja. Sebagai aplikasi dilakukan pengujian lantai komposit 2 variasi konektor geser. Pada benda uji satu menggunakan 6 pasak baja diameter 10 mm. Dan pada benda uji 2 menggunakan 12 pasak baja diameter 10 mm yang menyambungkan pelat beton multipleks dan balok kayu bangkirai. Sruktur lantai komposit terletak diatas duan tumpuan sederhana ( sendi – rol ) dengan panjang lantai 2000 mm, lebar 250 mm, tebal pelat beton 25 mm, Serta balok kayu bangkirai ukuran 6/7,5, Pengujian dilakukan dengan uji tekan monotonik dua beban titik dan lendutan yang terjadi diukur menggunakan dial gauge. Daya dukung maksimum untuk diameter 10 mm sekitar 35,500kN, diameter 12 mm 37,800kN dan diameter 16 mm sekitar 36,800kN, Yang menggunakan multipleks Lantai komposit dengan bentang 2000 mm mampu menahan beban q=16,700 kN/m. Kesalahan yang terjadi akibat perbedaan lendutan ijin antara hasil eksperimen dan konsep teori SNI lantai komposit kayu bangkirai - beton berkisar 20% - 26% dan untuk beban runtuh berkisar antara 20% -88%. Jadi kayu bangkirai dan pasak baja diameter 10 mm serta multripleks layak dipakai pada sruktur lantai kompositt
In the rapid and continuous growth of development dynamics, the demand of building materials for housing needs is increases and this is an obstacle in the development process, so it needs supply of floor components that easy to get. The combination structure of Bangkirai wood, concrete and multiplex as the additional strength is introduced to the society as component of floor structure. It is one unit with shift connector that is called as composite floor made of steel pin. This study tests the physical and mechanical characteristics of Bangkirai wood and flexibility test for multiplex in order to know the quality of wood used. Then, there is a test to the pull power of steel as the shift connector on Bangkirai wood-concrete and multiplex so the support power of steel pin can be detected. The steel pin used has a diameter of 10 mm, 12 mm and 16 mm, besides the length of each diameter is 2000 mm. the strength test of three steel pins also applied to the Bangkirai wood, concrete and the middle part of multriplex. One material used on shifting test consists of 2 steel pins. As the application, there is applied composite test on 2 shift connector variations. On the material of test 1 using 6 steel pins with diameter of 10 mm. On the material of test 2 using 12 steel pins with diameter of 10 mm and it is connecting the concrete plate of multiplex with beam of Bangkirai wood. The structure of composite floor is located above two simple foundations (roll-socket) with the floor length of 2000 mm, wide of 250 mm, thick of concrete plate is 25 mm, and beam of Bangkirai wood sized of 6/7,5. The test using monotonic pressure test with two points of load and the bend results measured using dial gauge. The maximum support power of multriplex for the diameter of 10 mm is 35,500 kN, for diameter 12 mm is 37,800 KN and for the diameter of 16 mm is 36,800 kN. The composite floor with the extend of 2000 mm can support load q = 16,700 kN/m. The false that usually causes by the difference of beam permitted between the experiment results and SNI concepts theory of Bangkirai wood composite floor-concrete is around 20% -26% and for the load that fall is around 20%-88%. So, Bangkirai wood, steel pin with diameter of 10 mm and multiplex are proper to use in the structure of composite floor.
Kata Kunci : Struktur Lantai,Kayu Bangkirai,Komposit,Konektor Geser, composite, shear connector, plate, Bangkirai wood, multiplex,, concrete