Laporkan Masalah

Pengembangan sistem informasi geografis pajak bumi dan bangunan untuk implementasi model penilaian tanah :: Studi kasus di Kelurahan Argodadi Kecamatan Sedayu Kabupaten bantul Yogyakarta

SANTOSO, Cahyono Budi, Ir. Hadiman, M.Sc

2007 | Tesis | S2 Teknik Geomatika

Dalam upaya meningkatkan kualitas penilaian tanah, Direktorat PBB dan BPHTB senantiasa memperbaiki sistem penilaian tanah. Penilaian massal tanah yang dilakukan selama ini cenderung bersifat subjektif dan dilakukan secara manual. Mengingat arti penting tanah sebagai objek pajak yang sangat banyak jumlahnya, sepantasnya penilaian massal atas tanah dilakukan dengan cara yang lebih objektif dan menggunakan teknologi komputer. Pada penelitian ini dilakukan pembentukan model penilaian tanah sebagai metode penilaian tanah yang lebih objektif dengan wilayah penelitian di Kelurahan Argodadi Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul Yogyakarta. Selain itu dilakukan pengembangan SIG PBB untuk pembentukan sistem penilaian tanah menggunakan teknologi komputer. Pada dasarnya, penelitian ini meliputi dua tahap yaitu pembuatan model dan pengembangan SIG PBB. Dalam pembuatan model, digunakan data sebanyak 109 sampel pada tahun 2003 - 2006. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan Kuadrat Terkecil Biasa, dengan tiga model alternatif yaitu : model linier, model semilog dan model logaritma. Pengujian model dilakukan dengan uji kriteria apriori teoritis, uji statistik (uji t, uji F, uji R²), dan uji asumsi klasik (uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas). Pengujian terhadap model terpilih dilakukan dengan uji COV dan uji PRD. Pengembangan SIG PBB dilakukan dengan menambah modul pemodelan yang berfungsi untuk mengimplementasikan model terpilih dan menganalisa perubahan nilai tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang sesuai adalah model semilog, dengan kemampuan menjelaskan R2 = 0,87, yang berarti bahwa kekuatan model dalam menjelaskan nilai tanah di wilayah penelitian adalah 87 %. Hasil implementasi model menunjukan bahwa terdapat 8817 bidang tanah mengalami kenaikan kelas tanah, 689 bidang tanah kelas tanahnya tetap, 120 bidang tanah mengalami penurunan kelas tanah dan serta mengindikasikan adanya kenaikan PBB sebesar Rp. 7.499.999. Hasil pengembangan SIG PBB menunjukkan bahwa SIG PBB dapat digunakan untuk melakukan penilaian massal tanah melalui implementasi model penilaian tanah

In the effort to increase land appraisal quality, Directorate of Land and Building Tax continuously improve land appraisal system. Mass land appraisal performed by Directorate of Land and Building Tax tend to be subjective and manually. Considering of importance and total of land as tax object, it is reasonable that mass land appraisal performed with more objective method and using computer technology. This research built land appraisal model as more objective land appraisal method in Argodadi village, Sedayu district, Bantul regency Yogyakarta while for land appraisal system building using computer technology, SIG PBB was developed. Basically, this research consisted of two steps: appraisal model building and SIG PBB development. For model building, this research used data covering 109 samples in 2003 - 2006. Method of data analysis was multiple linear regression with usual least square with three alternative: linear model, semilog model, and logarithmic model. Model testing was performed with theoretical a priory criteria test, statistical test ( t test, F test, R2 test) and classical assumptions test (multicolinearity test, heteroschedasticity test). The chosen model testing was performed with COV test and PRD test. SIG PBB development was performed by adding modelling module to implement the chosen model and analyzed land value changing. Result of this research indicated that the most suitable model is semilog model, with capability of explaining R2 = 0.87 which means that the model have strength of 87% in explaining land value in the research area. Result of implementation of the model indicated that 8817 land parcels increase in land class, 120 constant, 120 decrease in land class. It also indicated increase in PBB of Rp 7,499,999. Result of SIG PBB development indicated that SIG PBB can be used to conduct mass land appraisal though implementation of land appraisal model.

Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis,Penilaian Tanah,Pajak Bumi dan Bangunan, land value, model, regression, SIG PBB


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.