Analisis pengaruh faktor lokasi dan lingkungan terhadap nilai tanah hunian :: Studi kasus Kecamatan Kota Kediri
ARISANDY, Sterry Agustma, Ir. Sumaryo, M.Si
2007 | Tesis | S2 Teknik GeomatikaPenilaian massal dengan metode perbandingan data pasar pada umumnya digunakan oleh KP PBB untuk penilaian nilai tanah hunian. Masalah utama yang sering dihadapai adalah ketersediaan data pasar hunian. Seringkali data pasar yang ada tidak mencukupi bahkan tidak ada. Pada kondisi ini pemodelan nilai tanah dapat digunakan sebagai alternatif untuk penilaian tanah hunian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor lokasi (jarak dari CBD, letak di pinggir jalan, indek jarak ke kawasan ruang terbuka) dan lingkungan (terletak di kawasan perumahan, indek jarak ke kawasan komersial, indek jarak ke kawasan industri) terhadap nilai tanah hunian (studi kasus kecamatan Kota Kediri) dan kemudian merumuskannya dalam suatu model nilai tanah untuk kepentingan hunian. Data penginderaan jauh citra satelit Quickbird digunakan untuk mengekstraksi jenis penggunaan lahan pada wilayah penelitian. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan metode kuadrat terkecil. Model yang dihasilkan oleh analisis regresi kemudian diuji berdasar kriteria teoritik, statistik, ekonometrik dan perbedaan rata-rata antara nilai tanah hasil pemodelan dengan nilai tanah sampel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (a) jarak dari CBD dan indek jarak dari kawasan industri berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap nilai tanah hunian, (b) letak di pinggir jalan, letak di kawasan perumahan, dan indek jarak ke kawasan komersial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap nilai tanah hunian, sedangkan indek jarak terhadap kawasan ruang terbuka secara statistik tidak berpengaruh secara signifikan, (c) model terpilih yang dihasilkan dari analisis regresi adalah model lin-lin dengan nilai R² sebesar 85,1% yang berarti bahwa 85,1% variasi nilai tanah hunian di wilayah penelitian dapat dijelaskan oleh variabel bebas, (d) dari hasil uji beda rata-rata menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara nilai tanah sampel dengan nilai tanah hasil model terpilih
Mass appraisal method with sales comparison approach usually used by KP PBB to perform assessment for residential land value. The main problem with this method is the lack of residential sales data. Sometimes, the market sales data were not sufficient or none. In this condition, land valuation by modeling could be an alternative for residential land value assessment.The objective of this research is to analyze the impact of location (distance from CBD, sited at road side, distance index from open space) and surrounding neighborhood factors (sited at real estate, distance index from commercial land use, distance index from industrial land use) on residential land value (with case study at city district of Kota Kediri), and to formula the land value model for residential purpose. Remote sensing data from Quickbird satellite imagery was used to extract the existing land use of study area. The tool of analysis used was multiple regression analysis by using ordinary least square method. The model resulted by regression analysis then tested against theoretical, statistical, econometrical criterion, and compared mean test between sample land value and model land value. The conclusions of this research are ; (a)the distance from CBD and distance index from industrial land use had negative significant influence to residential land value; (b) sited at road side, sited at real estate, and the distance index from commercial land use had positive significant influence to residential land value, while distance index from open space not statistically significant; (c) the preferred model resulted from regression analysis was linear model with the R² value 85,1% meaning that 85,1% of residential land value variation at study area could be explained by independent variable (d) compared mean test showing that there is no significantly difference between sample land value with model land value.
Kata Kunci : Properti,Interpretasi Citra,Lokasi dan Lingkungan