Mechanism and macroscopic aspect of landslide on steep slope at Klepu Village, Kulonprogo Regency, Yogyakarta Special Province, Indonesia
TAI, Bui Thi, Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc.,Ph.D
2006 | Tesis | S2 Teknik GeologiKarena berlokasi di daerah tektonik yang aktif dan beriklim tropis yang dicirikan dengan curah hujan tahunan yang tinggi, Pulau Jawa - Indonesia sering mengalami bencana tanah longsor yang menyebabkan kerugian sosial – ekonomi yang besar. Beberapa kejadian tanah longsor telah terjadi di daerah penelitian dan bencana terbesar yang terakhir terjadi adalah bencana tanah longsor pada tanggal 20 November 2001. Meskipun bencana tersebut tidak menimbulkan kerusakan yang hebat dan korban jiwa yang tidak terlalu banyak, namun penting untuk melakukan penelitian mengenai mekanisme terjadinya bencana tersebut dengan tujuan untuk menaksir resiko apabila terjadi bencana tanah longsor pada masa mendatang. Tujuan dari penelitian ini adalah unutk mengetahui factor-faktor pengontrol dan pemicu, mekanisme dan tipe dari pergerakan lereng yang terjadi pada bulan November tahun 2001 yang lalu di desa Klepu. Interpretasi dan analisis foto udara, pemetaan geologi permukaan, investigasi geologi Teknik, uji laboratorium mekanika tanah, dan analisiskestabilan lereng dilakukan pada penelitian ini. Karena terbatasnya data mengenai sifat-sifat mekanika tanah/batuan, pendekatan rekonstruksi digunakan untuk memperkirakan nilai – nilai parameter – parameter dari tanah/batuan pada penelitian kestabilan lereng. Terdapat beberapa kelurusan yang melewati daerah penelitian dan kemiringan lereng antara 00 – 640. Sebagian besar daerah penelitian tertutup oleh endapan koluvial. Harga kohesi dan sudut gesekan dari lempung pasiran yang berada pada faktor keamanan sama dengan satu (pada kondisi kritis) dari tanah longsor tahun 2001 ,masing- masing berkisar antara 10(Kpa) sampai 25(Kpa) dan 100 sampai 250. Kombinasi interaksi dari kondisi morfologi, stratigrafi, struktur geologi sangat mengontrol terjadinya tanah longsor, dan curah hujan adalah faktor pemicu utama dari pergerakan lereng didaerah penelitian. Tanah longsor yangterjadi pada 20 November 2001 dapat diklasifikasikan sebagai debris slide. Hasil dari penelitian ini bias digunakan untul penelitian-penelitian yang lain pada lereng yang lebih rendah.
Being located in a tectonically active and tropical area characterized by high annual rainfall, the island of Java in Indonesia frequently experiences landslide occurrences which have brought huge socio-economic losses to the country. Several landslides have occurred in the study area and the most recent one is November 20, 2001 landslide. Although the incident did not produce very severe damage and casualty in the vicinity, it is nevertheless important to study the mechanism of the failure in order to assess the risk associated with future landslide occurrences. The objective of this research is to determine the controlling and triggering factors, mechanism and type of slope failure that occurred last November 2001 in Klepu Village. Aerial photograph interpretation and analysis, surface geological mapping, geotechnical site investigation, soil mechanic laboratory test and slope stability analysis were carried out in this study. Due to the limitation of data related to soil/ rock mechanic properties, the back analysis approach was used to estimate the values of soil/ rock parameters in the slope stability study. There are several lineaments traversing the study area and slopes with inclination between 00 to 640. Almost study area are covered by different kind of colluviums. The cohesion and friction angle values of sandy clay at which the factor of satefy equal to one (i.e. critical condition) of 2001 landslide result from back analysis ranges from 10(Kpa) to 25(Kpa) and 100 to 250 respectively. The combined interactions of morphology, stratigraphy, structural geology conditions significantly control the occurrence of landslides and rainfall is main triggering factor of slope failure in the study area. The landslide occurred in November 20, 2001 can be classify debris slide. The outcome of this research can be utilized for other researches at the lower slope site.
Kata Kunci : Lereng,Pergerakan,Tanah Longsor, controlling and triggering factors, mechanism and type of slope failure, back analysis approach