Strategi pencegahan pemadaman total dengan koordinasi peralatan proteksi dan pengaruhnya terhadap pengurangan lama pemadaman di PT. Pupuk Sriwijaya
NUGROHO, Agung Prasetyanto, Ir. Soedjatmiko, M.Sc
2006 | Tesis | S2 Teknik Elektro (Magister Sistem Energi Listrik)Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari koordinasi peralatan proteksi yang ditujukan untuk mencegah pemadaman total. Peningkatan kehandalan dapat dicapai dengan pengurangan kemungkinan terjadinya pemadaman total. Peningkatan kehandalan ini akan mengurangi waktu pemadaman dan mengurangi potensi kerugian yang disebabkan oleh pemadaman total. Pemadaman total terakhir yang terjadi di PT Pupuk Sriwidjaja menghasilkan akibat yang sangat merugikan. Empat urea plant mati dan empat ammonia plant berkurang produksinya. Kejadian ini dipicu oleh hubung singkat pada bus 13,8 kV P-2 yang kemudian berpengaruh pada 3 pembangkit lainnya di Pusri 3, 4 dan 1B. Pembangkit-pembangkit ini mengalami akibat kejadian tersebut dengan kejadian yang berbeda. Namun, secara umum ketiga pembangkit mati karena bekerjanya peralatan proteksi. Kejadian ini telah menyebabkan pemadaman total di PT Pupuk Sriwidjaja yang telah mengurangi kehandalan sistem kelistrikan yang ada. Perbandingan stabilitas sebelum dan setelah dilakukan penyetelan ulang peralatan proteksi dilakukan dengan program EDSA. Peningkatan koordinasi peralatan proteksi akan membatasi akibat hubung singkat, mengurangi penurunan tegangan, mengurangi guncangan frekuensi yang akan mengurangi kemungkinan terjadinya pemadaman total. Penyetelan ulang PMT 0091 dan 0101, yang terletak pada bus 13,8 kV P-2, berakibat efek gangguan hubung singkat dibatasi hanya pada daerah P-2 saja. Penyetelan ulang ini meningkatkan stabilitas pembangkit lain yang akan mengurangi lama pemadaman bila terjadi gangguan hubung singkat.
The objective of this research was to study protective device coordination aimed at preventing black out. Reliability improvement can reduce blackout possibility resulting in lower down time and potential loss. The lastest black out experineced by PT Pupuk Sriwidjaja in April 20056 had very disadvantageous effect. Four urea plants had shutted down and four ammonia plants had to reduce their product. This accident was triggered by short circuit at P-2 13.8 kV bus affecting the rest generators to some degree. The fault had caused company wide and decreased the electricity power reliability. Extensive power system simulation using application package EDSA has been conducted. The result indicate that by proper readjustment of the protective coordination, resetting CB 0091 and CB 01010 in particular, a better performance and more secured system in terms of lower voltage drop, smaller frequency fluctutation improved stability, and fault localization can be achieved.
Kata Kunci : Sistem Kelistrikan,Pemadaman,Proteksi