Kinerja bahan isolasi karet silikon dengan bahan pengisi Aluminium Oksida Trihidrat berpolutan garam pinggir laut daerah tropis
YUNIARTI, Nurhening, Dr.Ir. Hamzah Berahim, MT
2006 | Tesis | S2 Teknik ElektroPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja bahan isolasi karet silikon dengan bahan pengisi berupa Aluminium Oksida Trhidrat (ATH) yang terkontaminasi polutan garam Parangtritis yang ada di daerah tropis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penuaan dipercepat dalam kondisi basah. Sebelum dilakukan pengujian, bahan isolasi disemprot dengan polutan garam Parangtritis kemudian diberi UV selama 0-96 jam. Langkah selanjutnya adalah dilakukan pengujian tegangan flashover, arus bocor, ESDD (Equivalent Salt Deposit Density), sudut kontak hidrofobik, degradasi permukaan dan pengujian gugus fungsi kimia permukaan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pemberian bahan pengisi berupa Aluminium Oksida Trihidrat (ATH) pada bahan dasar karet silikon akan mengakibatkan: kekuatan mekanis yang semakin baik, tegangan flashover yang semakin besar, arus bocor yang semakin kecil, ESDD semakin kecil, sudut kontak hidrofobik semakin kecil, degradasi permukaan yang semakin berkurang, gugus fungsi kimia permukaan yang tidak banyak mengalami perubahan. Dengan demikian semakin tinggi prosentase bahan pengisi maka kinerja bahan isolasi akan semakin baik,. (2) Lamanya penyinaran ultraviolet pada bahan isolasi dengan bahan dasar karet silikon dan bahan pengisi berupa Aluminium Oksida Trihidrat (ATH) akan mengakibatkan: tegangan flashover yang semakin kecil, arus bocor yang semakin besar, ESDD semakin besar, sudut kontak hidrofobik semakin besar, degradasi permukaan yang semakin besar, gugus fungsi kimia permukaan yang mengalami perubahan. Dengan demikian semakin lama penyinaran UV yang diberikan maka kinerja bahan isolasi akan semakin menurun. (3) Ketiga variabel bebas (arus bocor, ESDD dan sudut kontak hidrofobik) secara bersama-sama akan mempengaruhi besarnya tegangan flashover. Berdasarkan hasil analisis, bahan isolasi yang memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai bahan isolasi adalah bahan isolasi dengan prosentase filler 10% dan 20%.
The aim of the research is to explore the performance of silicone rubber insulation materials with Aluminum Oxide Trihydrate as filler contaminated by Parangtritis’s salt pollutant in tropical climate. The proposed method in this research is accelerated aging in wet condition. Before doing the experiment, the insulation material dispersed with Parangtritis’s salt pollutant and then doing UV radiation treatment in 0 – 96 hours. The next step is flashover voltage examination, leakage current, ESDD (Equivalent Salt Deposit Density), hydrophobic angle, surface degradation and Fourier transformer infrared. The experiment shows: 1).The effect of the filler would increase the mechanical performance, flashover voltage but in the other side decrease leakage current, ESDD, hydrophobic angle, surface degradation and Fourier transformer infrared relative remain steady. Therefore, the higher percentage of filler material in the insulation material, the better performance of insulation material, (2). The UV disperse on insulation material would decrease flashover voltage but in the other side it would increase leakage current, ESDD, hydrophobic angle, surface degradation and Fourier transformer infrared got fluctuation. Therefore, the more consumption time of UV radiation to insulation material, the less performance of insulation material, (3) Leakage current, ESDD, hydrophobic angle would influence flashover voltage. Based on the result analysis, the insulation material met the condition as a material insulation is insulation material with 10% - 20% filler percentage.
Kata Kunci : Isolator, Karet Silikon, TH, insulation, silicone rubber, flashover, leakage current, ESDD, hydrophobic.