Analisis stabilitas tegangan sistem tenaga listrik Jawa Tengah dan DIY
MOHAMAD, Yasin, Dr.Ir. Sasongko Pramono Hadi, DEA
2006 | Tesis | S2 Teknik ElektroPenelitian ini dimaksudkan untuk melihat sejauhmana kemampuan sistem dalam menyalurkan daya. Kemampuan sistem dalam menyalurkan daya khususnya daya reaktif sangat bergantung pada kestabilan tegangan. Apabila daya yang disalurkan melebihi kemampuan sistem, maka hal ini akan menyebabkan ketidakseimbangan tegangan sehingga menyebabkan sistem menuju pada kondisi blackout. Fokus penelitian ini menitikberatkan pada perencanaan dan operasi sistem tenaga listrik Jawa Tengah dan DIY. Metodologi penelitian ini dilakukan melalui simulasi dengan menggunakan program aplikasi EDSA (Electrical Distribution and Transmission System Analysis). Simulasi dilakukan pada saat sistem dalam kondisi beban ringan, beban puncak, beban bertambah 5 %, dan pada kondisi sistem mengalami gangguan kontingensi. Hasil analisis kurva P-V dan kurva Q-V, menunjukkan bahwa tegangan kritis 135 kV untuk bus Palur terjadi pada beban total sistem Jawa Tengah dan DIY sekitar 2170 MW dan 1001 Mvar. Artinya daya yang akan disalurkan ke Bus Palur tidak boleh melebihi 2170 MW dan 1001 Mvar.
This reaserch is aimed to know how far the power transfer ability of power system. Power transfer ability of power system, especially for reactive power depend on voltage stability. Unequilibrium of voltage can be occur when power transferred by system more than system ability and can be go trough to the blackout condition. Focus of this research are planning and operation of Central Java and DIY power system. This research metodology done by simulation method using EDSA (Electrical Distribution and Transmission System Analysis). Simulation execution done on light load, peak load, load increase 5 %, and contingencies conditions system. Analiysis results of P-V curve and Q-V curve show that critical voltage is 135 kV for Palur bus occur at total load of Central Java and DIY power system arround 2170 MW and 1001 MVar. This is means that power which transferred to Palur bus not allowed more than 2170 MW and 1001 Mvar.
Kata Kunci : Sistem Tenaga Listrik, Stabilitas Tegangan, Voltage Stability, P-V Curve, Q-V Curve.