Laporkan Masalah

Studi ruang gerak (Place Ballet) anak usia TK B pada tiga tipe kelas yang berbeda di SUrakarta

PURWANINGRUM, Lu'lu', Ir. Sigit Sayogyo Basuki, MS

2006 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur

Gerak anak dalam interior terkait dengan ruang dan waktu. Gerak anak yang berbeda-beda akan menghasilkan respon yang berbeda pula terhadap ruang dan waktu yang melingkupinya. Anak-anak berkegiatan bersama di dalam kelas TK, sebagai lingkungan baru selain rumahnya. Mereka sebagai individu belum dianggap sempurna karena masih dalam pembentukan pribadi dan sedang dalam masa perkembangan. Meskipun masa perkembangan itu bisa diramalkan namun masing-masing anak mempunyai keunikan yang berbeda dalam tahap perkembanganya. Sistem Pendidikan Indonesia yang diterapkan pada TK-TK di Surakarta dengan penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) membagi kelas dalam area-area atau kelompok kegiatan belajaruntuk melihat secara utuh kemampuan anak. Hal ini membuat anak mempunyai banyak pilihan dalam belajar, namun juga kadang membingungkan bagi pendidik maupun anak, bagaimana dan kapan anak menggunakan area-area tersebut untuk mencapai kompetensi tertentu dan bagaimana jika kondisi fisik kelas terutama keluasan ruang (rasio perbandingan luas kelas dan jumlah anak) tidak bisa memfasilitasi sistem KBK dengan area atau Kelompok kerja? Ini menjadi sangat menarik untuk meneliti bagaimana gerak anak di dalam kelas sehingga apapun kondisi kelas yang ada mampu menyediakan layout furniture dan organisasi ruang yang sesuai yang hendak dicapai dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi, target tersebut tentunya berpusat pada anak sebagai subjek pendidikan. Pola gerak anak di petakan dalam place ballet, untuk mendeskripsikan keteraturan tempat-tempat dalam kebiasaan, rutin, dan dorongan lingkungan fisik. Komponen place ballet, yaitu body ballet dan time space routines, diteliti secara apa adanya (natural) dalam setting fisik kelas. Hal ini untuk mendapatkan temuan yang sebenarnya ada dan bukan berdasar ukuran-ukuran yang telah ditetapkan sebelumnya. Penelitian dengan studi kasus untuk mendapatkan penemuan yang lebih beragam tentang place ballet anak di dalam kelasnya. Place ballet anak pada tiga tipe Kelas TK B di Surakarta dipengaruhi oleh tipe gerak anak tersebut, keluasan ruang yang berbanding dengan jumlah anak di dalam kelas, jadwal kegiatan kelas, layout furniture dan organisasi ruang. Terdapat place ballet yang membutuhkan ruang lebih luas akibat dari body ballet yang berpindah posisi dan place ballet yang membutuhkan ruang yang lebih sempit akibat dari body ballet menetap / tidak berpindah posisi. Place ballet dengan ruang luas menimbulkan body ballet ke arah horizontal dan time space routines yang berulang-ulang dalam melakukan kegiatan. Place ballet dengan ruang sempit menimbulkan body ballet ke arah vertikal dan time space routines yang cenderung menetap dalam melakukan kegiatan. Terdapat perkecualian khusus pada anak tertentu dengan waktu tertentu karena keunikan anak sehingga terdapat pola yang berbeda dari biasanya.

The child movement in interior is related to room and time. The different child movement also will answer different response to room and time which surround it. Children do something together in preschools class, as a new environment beside their home. They are as individual not considered yet as a perfect human because they still in personal forming and in period to growth. Although their growth can be predicted but each child has a different characteristic in their growth. Indonesia education system which is applied to many preschools in Surakarta by applying Curriculum Based Competence (CBC) divide the class into many areas and groups of study for knowing the ability of child in detail. This thing make the child have many choices in learning, but sometime it is confusing for the teachers even the child, when and how the child use those areas for achieving certain competence and how if the condition of the class especially for the room broadness (the comparison ratio of wide of class and the number of child) can’t facilities the Curriculum Based Competence with the are or team work? This case will be very interesting for examining how the child movement in the class so that any condition of existing class can provide appropriate layout furniture and room organization that will be reached in Curriculum Based Competence, that target is of course centered on child as a education subject. The pattern of child movement is mapped in place ballet, for describing the regularity of place in habit, routine, and motivation of physical environmental. The components of Place ballet are body ballet and time space routines, it is examined naturally in class physic setting. This thing for finding which in fact there is and it isn’t based on criteria which have been specified before. The examination with case study for finding new thing which more immeasurable about child place ballet in his class. The child place ballet for three types of preschool class B in Surakarta is influenced by the type of that child movement, room broadness which comparing with the number of child in the class, schedule of class activity, layout furniture, and room organization. There is place ballet that needs broader room as an effect from the body ballet that move position and place ballet that needs smaller room as an effect from staying body ballet or don’t make move position. Place ballet with the broader room generates body ballet up at horizontal and time space routines repeatedly in doing activity. Place ballet with smaller room generates up at vertical and time space routines that tend to remain in doing activity. There is special exemption with the certain time because the child unique so that there is the pattern that differ from usually.

Kata Kunci : Interior dan Perilaku, Place Ballet, Perkembangan Anak, Place ballet, body ballet, child behavior in the room, Curriculum based Competence (CBC).


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.