Partisipasi politik perempuan Minang dalam pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Tanah Datar
MARDHIAH, Desy, Dr. Partini
2006 | Tesis | S2 SosiologiPenelitian ini penulis lakukan untuk mengetahui bagaimana partisipasi politik perempuan Minang dalam Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Tanah Datar. Aktivitas perempuan dalam percaturan politik Minangkabau telah berlangsung lama namun pengaruh pergolakan politik yang pernah terjadi di Minangkabau dan proses kooptasi terhadap organisasi dan peran politik perempuan serta realitas yang dikonstruksi negara pada masa orde baru menenggelamkan peran perempuan dalam dialektika sosial politik Minangkabau. Pemilihan Kepala Daerah secara langsung merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan kualitas partisipasi politik masyarakat di tingkat lokal khususnya bagi perempuan di Kabupaten Tanah Datar karena memberikan kesempatan luas bagi perempuan untuk memberdayakan diri sekaligus melakukan perubahan dalam kehidupan masyarakat melalui beragam kegiatan menuju Minangkabau yang dicitakan yaitu demokratis dan egaliter. Tujuan dari penelitian ini menjelaskan tingkat partisipasi politik perempuan Minang dalam Pilkada langsung di Kabupaten Tanah Datar, dan menjelaskan hubungan antara tingkat sosial ekonomi, persepsi, motivasi dan partisipasi perempuan Minang dalam Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Penelitian tentang partisipasi politik perempuan ini merupakan penelitian survei yang dilakukan di Kabupaten Tanah Datar Propinsi Sumatera Barat dengan menyebarkan kuesioner sebagai alat pengumpul data pokok kepada perempuan Minang yang telah memiliki hak pilih, menikah, menetap dan berdomisili di Kabupaten Tanah Datar secara multistage random sampling. Data yang diperoleh dari penyebaran kuesioner dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisa jalur dan korelasi ganda. Setelah dilakukan analisis, diketahui bahwa partisipasi perempuan dalam Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Tanah Datar bersifat aktif. Dimana aktivitas memberikan suara terbanyak yang dilakukan responden disusul kegiatan menghadiri kampanye, ikut serta dalam partai/organisasi kemasyarakatan dan keterlibatan secara langsung dalam kepanitiaan Pilkada. Peningkatan partisipasi dalam Pilkada 2005 ini paralel dengan sumber informasi yang diterima dan didukung sumber lainnya seperti media elektronik, media massa dan partai politik. Kemudian didukung dengan diberikannya kuota 30% serta sistem matrilineal yang dianut semakin memperkuat semangat dan keberanian perempuan Minang di Kabupaten Tanah Datar untuk terlibat dalam aktivitas politik. Selain tingkat sosial ekonomi, persepsi, dan motivasi masih banyak faktor lain yang berpengaruh terhadap partisipasi perempuan dalam Pemilihan Kepala Daerah yang belum terungkap dalam penelitian ini.
This research is conducted to know how far the Minangkabau women’s political participations are in the Election of Local Government Head in Tanah Datar Regency. Women’s activities in Minangkabau political consellation have long been going on but influence of political turbulence once took place in Minangkabau and the process of cooptation to political organization and women’s role along with the reality constructed by the government in the New Era caused the women’s role in the socio-political dialectics in Minangkabau to sink. The direct, general election of Local Government Head constitutes one alternative to increase the quality of society’s political participation in local level, especially for the women in Tanah Datar Regency, because it gives a wide opportunity for the women to empower themselves as well as play important roles in changing the community life in various ways towards the ideal: democratic and egalitarian Minangkabau. The objectives of this study are to describe the level of political participation of Minangkabau women in the direct election of Local Government Head in Tanah Datar Regency and to explain the relationship between the level of women’s socio-economic condition, perception, motivation and participation in the election of Local Governmen Head in Tanah Datar Regency, West Sumatra Province. This study on women’s political participation constitutes a survey research, using questionnaires as the main means of data collection. The questionnaires were distributed using multistage random sampling method to the Minangkabau women who have the rights to vote, and have married, lived and been domiciled in Tanah Datar Regency, West Sumatra Province. The data were then analyzed using the anova and double correlation analyses. The result shows that women’s participation in the election of Local Government Head in Tanah Datar Regency is active. The activity mostly conducted by the women is giving the vote, followed then by those of attending the campaign, joining the social parties/organization, and the directly getting involved in the commitee of the election. The increase of women’s participation in the election of 2005 is paralel with the sources of information they obtained and supported by other sources like electronic media, mass media, and political party. This is also strengthened by the quota of 30% chairs given to women and the matrilineal system they adopt which enhance the spirit and motivation of Minangkabau women in Tanah Datar Regency to get involved in political activities. Apart from the aspects of women’s socio-economic condition, perception and motivation, there are still many other factors contribute to the women’s participation in the election of Local Government Head not yet revealed in this study.
Kata Kunci : Pemilihan Kepala Daerah,Perempuan,Partisipasi Politik, Political Participation, Election of Local Government Head, Women