Laporkan Masalah

Citra perempuan dalam Ka6anti :: Tinjauan Sosiofeminis

UDU, Sumiman, Prof.Dr. Siti Chamamah Soeratno

2006 | Tesis | S2 Sastra

Penelitian dengan judul “Citra Perempuan dalam Kaбanti: Tinjauan Sosiofeminis” ini bertujuan untuk mengetahui citra perempuan yang digambarkan dalam teks-teks kaбanti, yang meliputi citra diri dan citra sosialnya. Citra diri perempuan meliputi aspek fisik dan psikisnya, sedangkan citra sosial perempuan meliputi citra perempuan dalam keluarga dan citra perempuan dalam masyarakat. Analisis ini dilanjutkan dengan membongkar ideologi yang membentuk pencitraan-pencitraan dalam teks-teks kaбanti tersebut sehingga dapat diketahui potensi perempuan yang terdapat dalam teks-teks kaбanti. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati performansi kaбanti sebagai pengantar tidur, yang dilengkapi dengan wawancara. Wawancara dilakukan dengan penyanyi kaбanti dan tokoh-tokoh masyarakat yang memahami adat dan budaya masyarakat Wakatobi. Data dari lapangan ditranskripsi dan terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kemudian dianalisis dengan menggunakan kritik sastra feminis yang difokuskan pada images of women untuk melihat pencitraan perempuan dalam teks-teks kaбanti, termasuk ideologi yang membentuk pencitraan-pencitraan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa citra diri perempuan yang digambarkan di dalam teks-teks kaбanti masih berada dalam ketegangan, keinginan untuk maju dan kungkungan budaya yang membelanggu. Terdapat dinamisasi psikis, yaitu ada yang mampu menentukan nasibnya sendiri dan ada yang tidak. Sedangkan citra perempuan dalam keluarga dan masyarakat yang digambarkan dalam teks-teks kaбanti adalah perempuan sebagai ibu rumah tangga, perempuan sebagai anak, dan perempuan sebagai tuan rumah. Pencitraan mengenai peran perempuan di dalam masyarakat, dapat dilihat dari hubungan-hubungan antarindividu dengan individu maupun antar individu dengan masyarakat. Hubungan antarindividu dapat dilihat dari tanggapan si aku lirik terhadap ibunya, tokoh Wa Male, Wa Mondo, Wa Kalemo-lemo dan Wa Kumoni-koni. Dari hubungan tersebut, perempuan digambarkan sebagai perempuan yang bebas dan tidak berdaya. Sebagai anak, si aku lirik menantang ibunya untuk keluar dari budaya dengan mengikuti kata hatinya. Hubungan individu dengan masyarakat dapat dilihat dari tanggapan si aku lirik terhadap moral dan budaya yang ada dalam masyarakat, misalnya tentang kawin muda, rahasia, gosip, kebohongan, dan penipuan. Hal tersebut dipengaruhi oleh ideologi yang membentuk pencitraan-pencitraan tersebut. Ideologi tersebut berkaitan dengan bidang ekonomi, sosial budaya, politik, pendidikan, dan bidang spritual yang ada dalam masyarakat Wakatobi. Dari hasil analisis tersebut, ditemukan beberapa potensi perempuan yang digambarkan dalam teks kaбanti, yakni perempuan yang terbuka, perempuan yang menginginkan dialog, perempuan yang mampu bekerja (berbisnis), dan perempuan yang mempunyai keinginan untuk mengubah dirinya lewat pendidikan.

A research with title "Image of Women in Kaбanti: A socio-feminist analysis" has aimed to know the image of women who represented in the texts of kaбanti. It consists of self-image of women and their social image. Self-image of women covers their physical and psychical aspects, while social image of women covers image of women in the family and in society. This analysis is continued to unload the ideology that form the representation of women in texts of kaбanti. By this analysis, we can show the potency of women that represented in the texts of kaбanti. This research is conducted by perceived the performance of kaбanti as an introductory hymn to lull a child. It provided also by interview. This interview is done with singers of kaбanti and some elite figures that have a comprehensive knowledge about culture and custom of Wakatobi. The data in this research transcribed and translated into Indonesian, and then it is analyzed by using feminist literary criticism that focused on images of women to see the woman representation in texts of kaбanti, including ideology that formed women existences. Result of study indicates that self-image of women who represented in the texts of kaбanti is still reside in tensional, desire to go forward and cultural limitation. There are psychical dynamic, there is capable to determine hers own chance and there is not. While image of women in society and in family that covers in the texts of kaбanti is represented as housewife, woman as a child, and woman as host. The role representation of women in society can be seen from individual interaction to another and individual interaction to society. Individual interaction can be seen from comments of singer about her mother, figure of Wa Male, Wa Mondo, Wa Kalemo-Lemo and of Wa Kumoni-Koni. In this comments, women were represented as free women and over a barrel. As a child, singer asked her mother to go out from culture and followed conscience of her. Individual interaction to society can be seen from comments of singer about the existence of culture and moral in society, for example concerning marrying young, secret, gossip, falsehood, and deception. It is influenced by ideology that formed those (women) representations. Those ideologies relate to economic activity, social cultural, politics, education, and spiritual existence in Wakatobi societies. By this analysis, found some potencies of woman that represented in texts of kaбanti, like open-minded women, dialogues women, the worker women (business), and the desire of women to alter herself through education.

Kata Kunci : Sastra Indonesia,Teks Ka6anti,Citra Perempuan,Masyarakat Wakatobi, image of women, Wakatobi society, kaбanti


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.