Patogenisitas bakteri Edwardsiella tarda isolat dari Jambi pada ikan Patin (Pangasius sutchi)
WAHID, Abdul, drh. Kurniasih, MV.Sc.,Ph.D
2006 | Tesis | S2 Sain VeterinerPenelitian bertujuan untuk mengetahui patogenisitas bakteri Edwardsiella tarda isolat dari ikan Patin asal Jambi terhadap ikan Patin (Pangasius sutchi) yang dipelihara pada akuarium. Uji pendahuluan dilakukan untuk mengetahui kisaran konsentrasi bakteri yang menyebabkan kematian ikan Patin sebanyak 50 % selama 144 jam. Ikan Patin ukuran 8-10 cm dengan berat rata-rata 7 gram per ekor sebanyak 60 ekor diinfeksi E.tarda , yaitu: 104, 106, 108, 1010 dan 1012 sel/ml secara suntikan intraperitoneal. Kepadatan/jumlah bakteri dihitung dengan metoda Mc Farland. Uji utama untuk mengetahui perubahan patologis terhadap organ ikan Patin yang diinfeksi secara intraperitoneal/0,1ml. dari kepadatan bakteri 107 sel/ml dengan menggunakan 60 ekor ikan masing-masing terdiri atas 10 ekor. Pengamatan gejala klinis dilakukan setiap 6 jam. Lima ekor ikan diotopsi mulai hari pertama hingga hari kelima untuk pemeriksaan histopatologi. Hasil perhitungan LC50 selama 144 jam sebesar 8,16 x 108 sel/ml. Gejala klinis yang nampak : ikan bengkak, borok pada kulit, operkulum banyak lendir, ekor gripis, mulut terdapat lesi dan kemerahan serta mata keputihan. Hari pertama tampak kongesti organ hati, ginjal dan otak dengan persentase lebih meningkat pada hari ke-6. Radang kulit tampak pada hari ke-3 disertai pendarahan pada hari ke-5. Kongesti jantung mulai tampak pada hari ke-3. Proliferasi sel lamella sekunder tampak mulai hari pertama dan mulai terjadi atrofi di hari ke-5.
The study aims at investigating the patogenicity of isolat Edwardsiella tarda bacteria of Patin fishes (Pangasius sutchi) from Jambi in aquarium. Initial study is conducted to find out the range of the bacterial concentration causing the death of 50% of the fishes in 144 hours. Sixty Patin fishes of 8-10 cm in size with the mean weight of 7 gram for each are intraperitoneally infected by 0.1 ml of the bacterial density of 107 cells/ml. They divided into groups of 10 fishes. The clinical symptoms are observed every 6 hours. Five fishes undergo an autopsy from the first day to the fifth day in addition to a histopathological examinaiton. The result of the calculation of LC50 in 144 hours is 8.16 x 108 cells/ml. The observed clinical symptoms are inflamation, skin ulceration, excessive mucus operculum, seriously wounded tail, reddish lessions in mouth cavity and whitish eyes. Lever congestion, kidney and cerebrum inflamation with the increasing percentage take place in the 6th day. The skin inflamation takes place in the 3rd day accompanied by haemorrhage in the 5th day. Heart congestion takes place in the 3rd day. The proliferation of secondary lamella cells proceeds and atrophy takes place in the 5th day.
Kata Kunci : Patogenesitas,Bakteri Edwardsiella,Ikan Patin,Patin fish (Pangasius sutchi, Edwardsiella tarda), Patogenecity