Akulturasi mahasiswa imigran non WNI STKS Bandung ditinjau dari perilaku Coping, lamanya tinggal dan hubungan ketetanggaan
MUHARAM, Aam, Thomas Dicky Hastjarjo, Ph.D
2006 | Tesis | S2 Psikologi (Psikologi SosialPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara perilaku coping dan lamanya tinggal terhadap hubungan ketetanggaan, serta pengaruh antara perilaku coping, lamanya tinggal dan hubungan ketetanggaan terhadap akulturasi mahasiswa imigran. Subjek penelitian berjumlah 26 orang mahasiswa imigran nonWNI yang sedang menempuh perkuliahan di STKS Bandung, terdiri dari 10 orang mahasiswa yang berasal dari Thailand dan 16 orang mahasiswa dari Papua New Guinea. Data penelitian dianalisis melalui analisis jalur, dengan hasil sebagai berikut: 1. Ada pengaruh perilaku coping terhadap hubungan ketetanggaan sebesar 30,50%. Pengaruh langsung 13,30% dan pengaruh tidak langsung melalui variabel lamanya tinggal sebesar 17,20%, dengan nilai r = 0,837 dan p = 0,030. 2. Ada pengaruh lamanya tinggal terhadap hubungan ketetanggaan sebesar 49,20%. Pengaruh langsung 32,00% dan pengaruh tidak langsung melalui variabel perilaku coping 17,20%, dengan nilai r = 0,870 dan p = 0,006. 3. Ada pengaruh perilaku coping terhadap akulturasi sebesar 22,20%. Pengaruh langsung 6,80% dan pengaruh tidak langsung melalui variabel lamanya tinggal dan variabel hubungan ketetanggaan sebesar 15,4%, dengan nilai r = 0,851 dan p = 0,065. 4. Ada pengaruh lamanya tinggal terhadap akulturasi sebesar 27,70%. Pengaruh langsung 10,10% dan pengaruh tidak langsung melalui variabel perilaku coping dan hubungan ketetanggaan sebesar 17,60%, dengan nilai r = 0,874 dan nilai p = 0,049. 5. Ada pengaruh hubungan ketetanggaan terhadap akulturasi sebesar 34,40%. Pengaruh langsung 15,20% dan pengaruh tidak langsung melalui variabel perilaku coping dan variabel lamanya tinggal sebesar 19,20%, dengan nilai r = 0,883 dan nilai p = 0,023.
The results of this research are to find-out the effect between immigrant students’s coping behavior, duration of living and neighborhood relationship toward acculturation. The subject of this research were 26 non Indonesian immigrant students who was studied at STKS Bandung, which consisted of 10 students from Thailand and 16 students from Papua New Guinea. Research data was analyzed using path analysis, with the results: 1. There was effect of coping behavior toward neighborhood relationship 30,50%, which is came from direct effects 13,30% and indirect effects by means of duration of living variable 17,20%. The correlation coefficient r was 0,837 and p = 0,030. 2. There was effect of duration of living toward neighborhood relationships 49,20%, which is came from direct effects 32,00% and indirect effects by means of coping behavior variable 17, 20%. The correlation coefficient r was 0,870 and p = 0,006. 3. There was effect of coping behavior toward acculturation 22,20%, which is came from direct effects 6,80% and indirect effects by means of duration of living variable and neighborhood relationship variable 15,40%. The correlation coefficient r was 0,851 and p = 0,065. 4. There was effect of duration of living toward acculturation 27,70%, which is came from direct effects 10,10% and indirect effects by means of coping behavior variable and neighborhood relationship variable 17,60%. The correlation coefficient r was 0,874 and p = 0,049. 5. There was effect of neighborhood relationship toward acculturation 34,40%, which is came from direct effects 15,20% and indirects effects by means of coping behavior variable and duration of living variable 19,20%. The correlation coefficient r was 0,883 and p = 0,023.
Kata Kunci : Perilaku Coping,Akulturasi,Hubungan Sosial, Acculturation, Coping behavior, Neighborhood relationship and Duration of living.