Laporkan Masalah

Perilaku agresif pada budaya Carok ditinjau dari kematangan emosi kontrol diri

TOYIBAH, Kwartarini Wahyu Y., M.Med.Sc.,Ph.D

2007 | Tesis | S2 Psikologi (Psikologi Perkembangan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan kontrol diri ditinjau dari perilaku agresif pada budaya carok di Madura. Subjek penelitian berjumlah 60 orang berjenis kelamin laki- laki yang melakukan carok dan dianggap preman, serta berdomisili di Sampang Madura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan wawancara. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik snowboll. Setiap subjek penelitian diberikan tiga skala yaitu skala perilaku agresif, skala kematangan emosi dan skala kontrol diri. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi dan analisis varian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tidak ada hubungan yang signifikan (nirsignifikan) antara kematangan emosi, kontrol diri dengan perilaku agresif (carok) (R = 0.044 dan p = 0.278); (2) tidak ada hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dengan perilaku agresif (r = -0.210 dan p = 0.106); (3) tidak ada hubungan yang signifikan antara kontrol diri dengan perilaku agresif (r = 0.021 dan p = 0.868); (4) tidak terdapat perbedaan rerata antara tingkat pendidikan dengan perilaku agresif. Kurang berperannya hasil penelitian ini disebabkan faktor budaya yang lebih besar pengaruhnya pada masyarakat Sampang-Madura. Faktor yang dapat mempengaruhi perilaku agresif pada budaya carok di Madura, yaitu harga diri, pola asuh (modelling atau imitasi), dan nilai sosial yang hal ini didukung dengan hasil wawancara.

This study aimed to examine the relationship between emotional maturity and self-control in relation to aggressive behavior of Carok Culture in Madura. The subject of this research were 60 man that have carok behavior and by public called preman. The research use quantitative and interview approach. This research used incidental sampling to get the sampling. Each participant completed three scales: aggressive behavior scales, emotional maturity scale s and selfcontrol scale s. Regression and variance analysis was used as a statistical method. The result of this research suggest that: (1) there is no significant correlation between emotional maturity, self-control and aggressive behavior (carok) by R = 0,044 and p = 0,278; (2) there is no significant correlation between emotional maturity and aggressive behavior (R=-0,210 and p = 0,106); (3) there is no significant correlation between self-control and aggressive (R=0,021 and p = 0,868); (4) there is no significant distinction between educational rate and aggressive behavior. The unsignificance of this research is caused by the more influencing culture in Madura society. Factor influencing to the aggresvive behavior of carok culture in Madura, self estemt, parenting (modelling atau imitasi), social value, dan. it is supported the result of intervieu

Kata Kunci : Perilaku Agresif,Budaya Carok,Kematangan Emosi dan Kontrol Diri,emotional maturity, self-control, aggressive behavior, carok culture


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.