Peran kesepian dan lama masa mendekam terhadap kecenderungan perilaku homoseksual pada penghuni Rumah Tahanan Negara di lingkungan pergaulan yang homogen di Rumah Tahanan Negara
AHSAN, Amrul Aysar, Prof.Drs. Koentjoro, MBSc.,Ph.D
2006 | Tesis | S2 Psikologi (Psikologi Klinis)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesepian dan lama masa mendekam dengan kecenderungan perilaku homoseksual. Hipotesis yang diajukan adalah (1) Ada hubungan positif antara kesepian dengan kecenderungan perilaku homoseksual; (2) Ada hubungan positif antara lama masa mendekam dengan kecenderungan perilaku homoseksual. Sampel penelitian ini berjumlah 105 penghuni rumah tahanan Negara (RUTAN) Klas II Pangkajene. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan dua skala, yakni skala kecenderungan perilaku homoseksual dan skala kesepian. Data tersebut dianalisis dengan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara kesepian dengan kecenderungan perilaku homoseksual (F = 0,314 dan p< 0,001), disamping itu, hasil penelitian juga menunjukkan sumbangan efektif kesepian terhadap kecenderungan perilaku homoseksual adalah sebesar 9,9%; (2) Terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara lama masa mendekam dengan kecenderungan perilaku homoseksual (F = -0,351 and p < 0,000), disamping itu, hasil penelitian juga menunjukkan sumbangan efektif lama masa mendekam terhadap kecenderungan perilaku homoseksual adalah sebesar 12,3%.
This research examined the correlation between loneliness and the specified times of staying in prison to the prisoners’ determinant of homosexual behavior. The hypothesis were: (1) There was a positive correlation between loneliness and the determinant of homosexual; (2) There was a positive correlation between the specified times of staying in prison and the determinant of homosexual behavior. Samples of this research were 105 prisoners. The data were collected by means of two scales, namely the determinant of homosexual behavior scale and loneliness scale. The data were analyzed by regression analysis. Results showed that (1) There was a positive and very significant correlation between loneliness and the determinant of homosexual behavior (F = 0,314 and p< 0,001) besides that, the result also showed the role of loneliness to the determinant of homosexual with effective contribution was 9,9 %. (2) There was a negative and very significant correlation between the specified times of staying in prison and the determinant of homosexual (F = -0,351 and p < 0,000) besides that, the result also showed the role of the specified times of staying in prison to the determinant of homosexual with effective contribution was 12,3 %.
Kata Kunci : Perilaku Homoseks,Narapidana,Kesepian dan Masa Tahanan, Loneliness, Specified Times of Staying in Prison, The Determinant of Homosexual Behavior